Seseorang Yang Menerima Buku Amalannya Dari Sebelah Kanan

Alumnice.co – Seseorang Yang Menerima Buku Amalannya Dari Sebelah Kanan

Seseorang Yang Menerima Buku Amalannya Dari Sebelah Kanan.

Manusia diciptakan ke dunia dibekali dengan 2 hal yang silih berlawanan, yaitu akal dan nafsu. Keduanya menunjukkan manusia kerjakan mengamalkan ulah-perbuatan yang diinginkan, baik manfaat ataupun keburukan.

Namun, jangan riuk kalau setiap apapun perbuatan dan manuver yang telah dilakukan manusia akan diminati pertanggungjawaban kelak di darul baka. Allah SWT sudah menciptakan 2 malaikat yang senantiasa menemani masa-tahun manusia dan menjaganya :







وَإِنَّ عَلَيْكُمْ لَحَافِظِيْنَ، كِرَامًا كَاتِبِيْنَ، يَعْلَمُوْنَ مَا تَفْعَلُوْنَ




Sementara itu selayaknya untuk kamu ada (malaikat-malaikat) yang mengawasi (pekerjaanmu). Yang mulia (di sebelah Allah) dan mencatat (pekerjaan-pekerjaanmu itu). Mereka memafhumi segala yang dia buat” (Al-Infithar : 11-13).

Kedua malaikat itu ditugaskan cak bagi mengingat-ingat semua darmabakti, baik kebaikan maupun keburukan, ke dalam sebuah daya goresan amal insan, yang dikenal dengan nama Malaikat Kiraman Katibin. (baca lebih lanjut :Mengenal Malaikat Kiraman Katibin dan Tugasnya).

Sahabat Abu Dzar Al-Ghifari pergaulan meriwayatkan hadits Utusan tuhan SAW :







مَا مِنْ مُؤْمِنٍ اِلَّا وَلَهُ فِيْ كُلِّ يَوْمٍ صَحِيْفَةٌ جَدِيْدَةٌ، فَاِذَا طُوِيَتْ وَلَيْسَ فِيْهَا اِسْتِعْفَارٌ فَهِيَ مُظْلِمَةٌ، وَانْطُوِيَتْ وَفِيْهَا اِسْتِغْفَارٌ يَكُوْنُ لَهَا نُوْرٌ يَتَلَأْلَأُ




Tidaklah seorang orang islam kecuali baginya sendi tulisan darmabakti baru setiap perian. Tatkala siasat catatan amal itu dilipat dan enggak cak semau istighfar di dalamnya, maka muslihat catatan amal itu menjadi gelap. Sedangkan tetkala dilipat dan di dalamnya ada istighfar, maka terdapat cahaya yang menepati pada buku catatan dedikasi itu“.

3 Macam Golongan Manusia Ketika Menerima Buku Dedikasi di Periode Kiamat

Ketika Allah SWT mengumpulkan makhluk-makhluk-Nya di periode yaumudin dan Beliau berkehendak kerjakan memerinci amal (hisab) mereka, maka anak kunci-buku amal mereka bertele-tele-layanglah di atas mereka seperti mana salju nan terjatuh.

Pada saat itu, menyerulah Almalik SWT kepada makhluk-Nya, “Aduhai fulan, sudahlah kitab amalmu dengan tangan kananmu ! aduhai fulan ambillah kitab amalmu dengan tangan kirimu ! wahai fulan ambillah kitab amalmu dari arah birit punggungmu !“.

Baca :   Apa Perbedaan Antara Brosur Dan Poster

Lain cak semau satupun cucu adam dari golongan jin dan manusia yang mampu mengambil buku darmabakti sendirisendiri kecuali sesuai dengan segala apa yang sudah diperintah dan diserukan makanya-Nya.

Nah, pecah sinilah maka kita bisa memafhumi bahwa semua makhluk bermula golongan jin dan manusia akan menyepakati sentral amal masing-masing dengan 3 cara yang berbeda :

1. Golongan Yang Menyepakati Buku Darmabakti Dengan Tangan Kanan

Golongan yang memufakati buku kebajikan dengan tangan kanan adalah golongan yang dikategorikan n domestik faedah, di antaranya adalah orang-turunan nan bertaqwa kepada Tuhan SWT

Di kerumahtanggaan sebuah maqolah khabar dijelaskan bahwa momen Allah SWT berkehendak untuk memperhitungkan kebajikan hamba allah-Nya dari golongan jin dan insan, maka terdengarlah seruan dari sisi Dzat nan Maha Pengasih, “Dimanakah nabi yang berkebangsaan Hasyim ?“.

Sesaat, Rasulullah SAW pun datang sowan untuk memfokus Allah SWT. Di hadapan-Nya, Engkau memuji dan memuja-Nya, sedangkan semua makhluk nan mengetahuinya pun merasa kagum kepada Dia.

Kapan itu, Rasulullah SAW memohon kepada Allah SWT untuk bukan membongkar ki kesulitan umatnya. Menanggapi aplikasi kekasih-Nya, Sang pencipta SWT pun menyuruh Rasulullah SAW buat memperlihatkan umatnya, “Perlihatkan umatmu, wahai Nabi Muhammad !“.

Rasulullah SAW sekali lagi segera menunjuk-nunjukkan umatnya, di mana setiap seseorang agak gelap di atas kuburnya dalam keadaan diperhitungkan amalnya.

Di antara mereka, bilang sosok dari umat Rasulullah SAW enggak dimurkai oleh Allah SWT, keburukan-keburukannya disimpan di dalam ki akal catatan amalnya dan tidak ditampakkan sehingga keburukan-ki kesulitan itu tertutupi, dikenakanlah mahkota berusul kencana nan ditetesi intan dan permata di atas kepalanya. Insan itu juga diberikan hadiah dengan mengenakan 70 pakaian berbenda dan 3 gelang yang masing-masing terbuat berusul emas, fidah, dan provokasi luk-luk (permata).

Baca :   Aplikasi Untuk Menghubungkan Hp Ke Smartwatch

Terlampau sira kembali puas insan-orang mukmin lainnya, mereka tidak mengenalinya sesekali karena wajahnya yang talam dan penampilannya yang berharta nan sempurna. Demikian itu dapat diketahui dari kiat amalnya yang berlambak di sisi kanan, yang menunjukkan dia terbebas dari neraka dan kekal di internal keindraan.

Engkau berkata kepada saudara-saudaranya yang mukmin, “Apakah kalian bukan mengenaliku ? sepatutnya ada aku merupakan fulan bin fulan. Allah Yang Maha Mulia sudah memuliakanku, membebaskanku dari neraka, dan menjadikanku langgeng di dalam flat surga-keindraan“.

Demikian itu adalah Firman Allah Nan Maha Mulia :







فَأَمَّا مَنْ أُوْتِيَ كِتَابَهُ بِيَمِيْنِهِ، فَسَوْفَ يُحَاسَبُ حِسَابًا يَسِيْرًا، وَيَنْقَلِبُ إِلٰى أَهْلِهِ مَسْرُوْرًا




Adapun insan yang diberikan kitab amalnya dari sebelah kanannya. Maka sira akan diperhitungkan amalnya dengan ancangan darmabakti yang mudah. Dan dia akan kembali kepada kaumnya (nan sama-sama beriktikad) dengan gembira” (Al-Insyiqaq : 7 – 9).

2. Golongan Yang Menyepakati Pokok Amal Dengan Tangan Kiri

Adapun golongan khalayak berusul golongan jin dan manusia yang menerima buku amal dengan tangan kiri, maka keadaan tersebut menunjukkan keburukannya, di antaranya yaitu insan-hamba allah yang suka melakukan maksiat.

Setiap kebaikan yang telah dilakukan di dunia tersimpan di dalam kitab amalnya dan setiap penyakit yang telah dilakukan ada di luar kitab amalnya. Dengan demikian, kebaikannya tertutupi dari yang bukan, sedangkan keburukannya terbuka dan terlihat oleh yang lain.

Penyesalan atas dosa-dosa yang telah dilakukannya di dunia lagi bermunculan, bahkan anda berandai-andai bahwa dia lain menerima buku catatan darmabakti perbuatannya, namun semua itu hanya akan mansukh. Yang mahakuasa SWT berfirman internal Surat Al-Haqqah :







وَأَمَّا مَنْ أُوْتِيَ كِتَابَهُ بِشِمَالِهِ فَيَقُوْلُ يَا لَيْتَنِيْ لَمْ أُوْتَ كِتَابِيَهْ




Baca :   Materi Wirausaha Produk Kerajinan Untuk Pasar Lokal

Adapun turunan yang diberikan kepadanya kitab amalnya dari jihat kirinya, maka sira berkata: “Andai sungguh baiknya mudahmudahan tidak diberikan kepadaku kitab amalku (ini)”” (Al-Haqqah : 25).

3. Golongan Yang Menerima Taktik Dedikasi Berbunga Pinggul Punggung

Golongan ini adalah golongan anak adam-orang kafir belakang hari di waktu yaumudin. Termasuk resan-sifat orang kafir di periode hari pembalasan belakang hari adalah badannya membesar seperti gurung Hira’ dan bukit Abi Qubais, nan adalah 2 bukit di Kota Mekkah. Di atas kepalanya terdapat mahkota api, pakaiannya terbuat dari rejasa cairan nan sangat panas, lehernya terdapat bara yang menyala-nyala apinya, tangannya terbelenggu sebatas sampai ke lehernya, wajahnya hitam, dan matanya membuntang, sangat dia pula kepada saudara-saudaranya sesama kafir.

Ketika mereka melihatnya, mereka bahkan sangat terkesiap dan menjauhi darinya. Mereka smua enggak mengenalinya sampai engkau seorang berkata, “aku yakni fulan bin fulan“. Kemudian, para malaikat mencengkram wajahnya dan menyeretnya ke privat nereka.

Insan-orang kafir itu merupakan orang-orang yang menerima buku amal mereka dengan tangan kidal. Namun, mereka tidak mampu mengambilnya dengan tangan kiri, cuma mereka sahaja bisa mengambilnya dari belakang punggung, seperti diriwayatkan dari hadits Nabi SAW :







اِنَّ الْكَافِرَ اِذَا دُعِىَ لِلْحِسَابِ بِاِسْمِهِ يَتَقَدَّمُ مَلَكٌ مِنَ الْمَلَائِكَةِ الْعَذَابِ فَيَشُقُّ صَدْرَهُ ثُمَّ يَجُرُّ يَدَهُ الْيُسْرَى مِنْ وَرَاءِ ظَهْرِهِ مِنْ بَيْنِ كَتِفَيْهِ ثُمَّ يُعْطَى كِتَابَهُ




Sesungguhnya orang kafir tatkala beliau dipanggil untuk diperhitungkan amalnya, maka datanglah seorang malaikat dari golongan malaikat aniaya. Malaikat itu merobek dadanya kemudian menyedot tangan kirinya terbit birit punggungnya di antara kedua pundaknya, kemudian diberikan kitab amalnya“.

Wallahu a’lam bis showab.

Mata air :
Kitab Daqoiqul Akhbar, Ki 31.
Penulis : Imam Abdur Rochim kedelai Ahmad Al-Qadli.

Source: https://www.pelangiblog.com/2020/03/3-macam-golongan-yang-menerima-buku.html

Seseorang Yang Menerima Buku Amalannya Dari Sebelah Kanan

Sumber: https://asriportal.com/seseorang-yang-menerima-buku-amalannya-dari-sebelah-kanan/

Check Also

Apa Yang Dimaksud Dengan Gas Inert

Alumnice.co – Apa Yang Dimaksud Dengan Gas Inert Dalam bidang pelayaran, ada banyak jenis kapal …