Persamaan Pithecanthropus Erectus Dan Sinanthropus Pekinensis

Alumnice.co – Persamaan Pithecanthropus Erectus Dan Sinanthropus Pekinensis

Sinanthropus Pekinensis merupakan salah satu jenis manusia purba dari jenis Homo Erectus yang pernah hidup di dunia ini. Sinanthropus Pekinensis ditemukan di Peking, China, fosilnya memiliki kesamaan atau sejenis dengan Pithecanthropus Soloensis yang ditemukan di Indonesia. Pola hidup Sinanthropus Pekinensis adalah berpindah-pindah (nomaden) dari satu tempat ke tempat yang lain. Hal ini disebabkan karena mereka masih mencari makanan menyesuaikan hewan buruan.

Persamaan antara Sinanthropus Pekinensis dan Phitecanthropus Soloensis sendiri terletak pada bagian tubuh mereka. Keduanya sama-sama mirip kera yang berjalan tegak, karena itulah keduanya dianggap sejenis.
Sinanthropus Pekinensis dianggap merupakan bagian dari Phitecanthropus Erectus karena memiliki ciri fisik serta non fisik yang sama. Keduanya juga sama-sama hidup di jaman yang sama, karena itulah anggapan bahwa keduanya sejenis menjadi semakin kuat. Sinanthropus Pekinensis memiliki usia hidup sangat pendek. Diperkirakan usia hidupnya sekitar 14 tahun saja, dan sangat jarang yang sampai 50 tahun.

Baca juga : Ciri – Ciri dan Sejarah Sinanthropus Lantianensis

Penemuan Sinanthropus Pekinensis pertama kali ditemukan oleh Davidson Black yang merupakan pimpinan penggali fosil di daratan Cina. Di dalam gua kapur, yang terletak di Desa Zhoukodian (40 km sebelah barat beijing). Penemuan situs Zhoukoudian dekat beijing ini akhirnya diberi nama dengan Sinanthropus Pekinensis, padahal biasanya penemuan baru fosil diberi nama berdasarkan tempat ditemukannya. Hal ini terjadi karena memang dahulunya Beijing itu merupakan tempat yang bernama Peking, sehingga manusia purba tersebut akhirnya diberi nama Sinanthropus Pekinensis, bukan Sinanthropus Beijingensi.

Ciri-Ciri Sinanthropus Pekinensis

  • Kepalanya hampir mirip kera.
  • Hidungnya pesek.
  • Tulang alisnya besar.
  • Mulutnya agak sedikit maju.
  • Kaki dan tangannya mirip dengan manusia modern.
  • Tinggi badannya sekitar 165 – 180 cm.
  • Bentuk grahamnya besar dan rahangnya sangat kuat.
  • Bagian belakang kepalanya tampak menonjol.
  • Volume isi otak kurang lebih 900 – 1200 cc.
Baca :   Peta Persebaran Sumber Daya Alam Di Pulau Jawa

Perbedaan Phitecanthropus Erectus dan Sinanthropus Pekinensis yaitu Pithecanthropus Erectus merupakan manusia yang berjalan tegak.  Sedangkan Sinanthropus Pekinensis merupakan manusia dari utara yang tegak berdiri.

Lihat Foto

Patung Manusia Peking atau Sinanthropus pekinensis di Museum Nasional China.

KOMPAS.com –
Banyak manusia purba dari luar Indonesia yang hidup sezaman dengan manusia purba di Indonesia.

Manusia purba dari Gua Chou Kou Tien, China yang memiliki banyak kesamaan dengan Pithecantropus erectus di Indonesia adalah Manusia Peking atau Sinanthropus pekinensis.

Fosil Sinanthropus pekinensis ditemukan oleh Davidson Black dan Franz Weidenreich pada 1920-an.

Diduga, fosil manusia purba jenis ini hidup di daerah Peking (sekarang Beijing) pada sekitar 250.000-400.000 tahun lalu atau pada Zaman Plestosen Tengah.

Sejarah penemuan

Fosil Manusia Peking yang pertama kali ditemukan berupa sebuah gigi pada 1921.

Akan tetapi, penemunya yang bernama Otto Zdansky, baru melaporkan temuannya itu pada 1926.

Satu tahun kemudian, mahasiswa arkeologi asal Swedia bernama Bergir Bohlin juga menemukan fosil gigi yang sama.

Pada 1929, paleoantropolog Kanada, Davidson Black, meminta izin kepada pemerintah setempat untuk mendanai dan melanjutkan penggalian.

Sejak saat itu, gua Chou Kou Tien menjadi situs Sinanthropus pekinensis atau Homo erectus pekinensis yang paling produktif di dunia.

Pasalnya, penggalian berhasil menemukan fosil manusia purba yang jumlahnya mencapai 50 individu.

Lihat Foto

Britannica

Pithecanthropus erectus atau Manusia Jawa

KOMPAS.com –
Pithecanthropus erectus atau disebut juga sebagai Manusia Jawa adalah fosil manusia purba yang ditemukan oleh Eugene Dubois pada 1890 di Trinil, tepi Sungai Bengawan Solo, Ngawi, Jawa Timur.

Saat ditemukan, fosil ini diperkirakan berusia antara 700.000 hingga satu juta tahun.

Baca :   Semua Gerakan Senam Lantai Bertujuan Untuk Melatih

Pithecanthropus erectus merupakan fosil manusia purba yang paling terkenal dan paling awal ditemukan di Indonesia.

Pada awalnya, Eugene Dubois memberi nama temuannya ini sebagai Anthropopithecus erectus.

Nama Pithecanthropus erectus kemudian ditetapkan karena fosil-fosil yang ditemukan membentuk kerangka manusia yang menyerupai kera.

Kata Pithecanthropus erectus berasal dari bahasa Yunani, fithkos yang artinya kera, anthropus berarti manusia, dan erectus berarti tegak.

Pithecanthropus erectus berarti manusia kera yang berjalan tegak.

Baca juga: Pithecanthropus Erectus, Fosil Manusia Purba Pertama yang Ditemukan di Indonesia

Penemuan

Sebelum penemuannya di Trinil, Eugene Dubois mengawali temuan fosil Pithecanthropus erectus di Desa Kedungbrubus, Madiun.

Temuannya berupa fragmen rahang yang pendek dan sangat kekar, dengan sebagian prageraham yang masih tersisa.

Prageraham itu menunjukkan ciri gigi manusia, bukan gigi kera, sehingga diyakini bahwa fragmen rahang tersebut milih rahang hominid.

RUANGGURU HQ

Jl. Dr. Saharjo No.161, Manggarai Selatan, Tebet, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12860


bagaimana penilaian kamu tentang adanya janji koiso tentang kemerdekaan indonesia?​


2. R.M Ario Soerjo, Komber Pol M Doerjat, dan Kompol Soeroko, dicegat oleh sekelompok pemberontak saat pulang dari pertemuannya dengan Presiden Soekar …

no di Yogyakarta. Aksi tersebut dilakukan oleh para pemberontak… a. APRA b. PKI Madiun 1948 c. Permesta d. Andi Azis e. RMS​


bulan Safar tanggal berapa ?​


apa nama FBI NYA INDONESIA​


tangkiwood didirikan tahun?​


ilmuwan yang meneliti tentang lebah


menjelaskan contoh legenda dari jakarta​


1.Penyebaran agama Islam menggunakan banyak sekali pendekatan. Salah satunya pendekatan kultural Terangkan argumen anda mengenal pendekatan kultural y …

ang digunakan dalam penyebaran Islam!2. Salah satu tradiri Islam adalah berziarah Perlu diketahui, tradisi ini sudah bercampur dengan tradisi Hindu-Buddha, Uraikan percampuran tersebut! Answer:3. Terangkan corak perpaduan hiasan khas Islam dan Jawa (Hindu-Buddha) yang terdapat di keraton!4.Rincilah bentuk-bentuk tradisi pemakaman yang berkembang di masyarakat yang sebenarnya tidakberasal dari tradisi Islam!5.Simpulkan proses melukiskan makhluk hidup di seni kaligrafi6. Bandingkanlah perbedaan syair dan suluk!7.Telusurilah cin-cin masjid kuno di Indonesia!8. Uraikan yang dimaksud hikayat!9. Deteksilah pujangga-pujangga yang berpengaruh terhadap perkembangan sastra pada masa Islam10. Analisislah pengaruh Islam yang mengubah seni wayang, terutama berkaitan dengan lakon!​

Baca :   Foto Wallpaper Bunga Cantik


Tokoh umayyah yang melalukan sabotase terhadap pemerintahan khalifah ali bin abi thalib


Nama cabang ilmu yang membahas kaidah bahasa arab dalam masa ali bin abi thalib

Persamaan Pithecanthropus Erectus Dan Sinanthropus Pekinensis

Sumber: https://apamaksud.com/mengapa-manusia-purba-jenis-pithecanthropus-pekinensis-memiliki-kemiripan-dengan-manusia-purba-jenis-pithecanthropus-erectus

Check Also

Apa Yang Dimaksud Dengan Gas Inert

Alumnice.co – Apa Yang Dimaksud Dengan Gas Inert Dalam bidang pelayaran, ada banyak jenis kapal …