Mengapa Seni Rupa Daerah Dapat Disebut Juga Seni Rupa Tradisional

Alumnice.co – Mengapa Seni Rupa Daerah Dapat Disebut Juga Seni Rupa Tradisional

Asked by wiki @ 02/08/2021 in
Seni
viewed by 18425 persons

Asked by wiki @ 08/08/2021 in
Seni
viewed by 14297 persons

Asked by wiki @ 29/07/2021 in
Seni
viewed by 4360 persons

Asked by wiki @ 30/07/2021 in
Seni
viewed by 4242 persons

Asked by wiki @ 10/08/2021 in
Seni
viewed by 3445 persons

Asked by wiki @ 29/07/2021 in
Seni
viewed by 3160 persons

Asked by wiki @ 20/08/2021 in
Seni
viewed by 2871 persons

Asked by wiki @ 01/08/2021 in
Seni
viewed by 2253 persons

Asked by wiki @ 26/08/2021 in
Seni
viewed by 2196 persons

Asked by wiki @ 10/08/2021 in
Seni
viewed by 2061 persons

Asked by wiki @ 09/08/2021 in
Seni
viewed by 2027 persons

Asked by wiki @ 29/07/2021 in
Seni
viewed by 2011 persons

Asked by wiki @ 23/08/2021 in
Seni
viewed by 1979 persons

Asked by wiki @ 03/08/2021 in
Seni
viewed by 1961 persons

Asked by wiki @ 02/08/2021 in
Seni
viewed by 1871 persons


arti pola lantai tolong dijawab kak


bantu ya kak…………..​


tari srimpi dan tari gambyon dari jawa tengah merupakan contoh tari​


4. tulislah properti yang digunakan pada tari pendet.5. bagaimana pola lantai pada tari Kecak? jelaskan.​


Apakah alat dan bahan yang dibutuhkan untuk membuat miniatur sekolah?


sebutkan macam macam permainan tradisional!minimal 3 ya kak di beri penjelasan juga yanote❗#jgnNgsl#jgnDiHps#YgUdhJwbNntiAkuFollowDeh✔makasih yaa✔​


tolong dijawab secepatnya ya​


Perhatikan Notasi Balok Berikut. Nada Kedua Merupakan Nada….A. 5 C. 3B. 4 D. 2​


perbedaan alat musik saron, gambang dan gender! [min 2]​


Hendra menggambar sebuah kereta api. Lalu kereta api itu dihias dengan motif garis.Gambar dihias agar tampak….pls jawab kak​

Setiap karya seni rupa di berbagai daerah memiliki keunikan tersendiri. Seni rupa sendiri adalah ekspresi estetik hasil karya manusia.

Seni rupa daerah memiliki ciri-ciri:


  1. Bersifat kedaerahan
    . Karya seni rupa tersebut muncul dari kondisi daerah masing-masing.
  2. Dipengaruhi oleh budaya dan latar belakang sejarah suatu wilayah
    . Misalnya karya seni rupa daerah mengandung simbol-simbol dan bermakna. Seni rupa daerah seringkali digunakan untuk upacara adat, agama, atau kebutuhan sehari-hari. Seni rupa daerah dibuat dari bahan alam yang berasal dari lingkungan.
  3. Corak dan motifnya dipengaruhi oleh kondisi fisik atau geografi suatu daerah
    , dipengaruhi juga oleh corak seni tradisional masyarakat setempat.

Seni rupa tradisional adalah“segala bentuk ekspresi pengalaman estetis yang dilakukan secara sadar oleh manusia melalui media titik, garis, bentuk, warna, tekstur, dan ruang yang dilakukan turun-temurun dari generasi ke generasi hingga masa kini. Jadi, istilah “tradisional” berarti bersifat turun-temurun. Ada yang menjelaskan bahwa pengertian turun-temurun apabila lebih dari tiga generasi.

Bila istilah seni rupa dengan pengertian tersebut di atas dihubungkan dengan istilah tradisional [seni rupa tradisional] berarti segala bentuk ekspresi pengalaman estetis yang dilakukan secara sadar oleh manusia melalui media titik, garis, bentuk, warna, tekstur, dan ruang, yang bersifat turun-temurun dari generasi ke generasi. Pengertian ini memberikan pemahaman bahwa batasan tradisional pada suatu karya seni rupa melekat pada tradisi/budaya/etnis/bangsa. Dengan demikian, seni rupa tradisional bersifat lokal atau kedaerahan. Seni rupa tradisional di daerah bugis misalnya berbeda dengan seni rupa tradisional di daerah Jawa, Batak, atau Papua.

Itulah sebabnya  seni rupa daerah sering disebut seni rupa tradisional karena seni rupa daerah dilakukan secara turun-temurun berdasarkan tradisi, sifat dan kondisi masyarakat suatu daerah tertentu.

gambar disalin dari Indonesia Translation Service

Sudar [40] mengukir kayu mahoni di Dapur Seni Safari Sunda, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu [18/11/2020]. Berikut ini pembahasan mengenai materi seni rupa daerah, lengkap beserta ciri, fungsi dan contohnya.

TRIBUNNEWS.COM
– Berikut ini pembahasan mengenai seni rupa daerah, lengkap beserta ciri, fungsi dan contohnya.

Seni rupa daerah dapat disebut juga sebagai seni rupa tradisional, karena dikerjakan secara turun-temurun di suatu daerah.

Menurut Nuari dalam buku Seni Budaya [2017], seni rupa diartikan sebagai hasil ciptaan kualitas, ekspresi atau alam keindahan yang lebih dari aslinya serta klasifikasi objek-objek terhadap poin-poin tertentu yang diciptakan menjadi suatu struktur sehingga dapat dinikmati menggunakan indera mata dan peraba.

Sementara itu, menurut Pekerti dalam buku Metode Pengembangan Seni [2018], seni rupa juga dapat diartikan sebagai konsep atau bentuk yang diciptakan untuk memenuhi kebutuhan fungsi ekspresi dan fungsi terapan [pakai dan hias] melalui berbagai medium dalam wujud dua dimensi, tiga dimensi, atau multidimensi yang dapat diterima melalui indera oleh masyarakat.

Baca juga: Apa Itu ASEAN? Berikut Pengertian, Sejarah, Anggota, Tujuan, Prinsip Dasar, dan Bentuk Kerja Sama

Baca juga: Apa Itu Gravitasi? Berikut Manfaat Gravitasi bagi Kehidupan di Bumi

Ciri-ciri Karya Seni Rupa Daerah

Dikutip dari Kompas.com, menurut Iwan Kuswidi dan Munnal Hani’ah dalam Tokcer Lolos Penilaian Ulangan Harian Kelas V SD/MI [2019], karya seni rupa daerah memiliki enam ciri-ciri, yakni:

1. Karya seni rupa daerah bersifat kedaerahan

2. Karya seni rupa daerah dipengaruhi oleh budaya serta sejarah suatu daerah

3. Corak dalam karya seni rupa daerah dipengaruhi oleh kondisi geografis suatu daerah serta corak seni tradisional di masyarakat

4. Umumnya corak yang digunakan mengandung unsur atau makna tertentu

Video yang berhubungan

Sudar (40) mengukir kayu mahoni di Dapur Seni Safari Sunda, Jalan Soekarno-Hatta, Kota Bandung, Jawa Barat, Rabu (18/11/2020). Berikut ini pembahasan mengenai materi seni rupa daerah, lengkap beserta ciri, fungsi dan contohnya.

TRIBUNNEWS.COM
– Berikut ini pembahasan mengenai seni rupa daerah, lengkap beserta ciri, fungsi dan contohnya.

Seni rupa daerah dapat disebut juga sebagai seni rupa tradisional, karena dikerjakan secara turun-temurun di suatu daerah.

Menurut Nuari dalam buku Seni Budaya (2017), seni rupa diartikan sebagai hasil ciptaan kualitas, ekspresi atau alam keindahan yang lebih dari aslinya serta klasifikasi objek-objek terhadap poin-poin tertentu yang diciptakan menjadi suatu struktur sehingga dapat dinikmati menggunakan indera mata dan peraba.

Sementara itu, menurut Pekerti dalam buku Metode Pengembangan Seni (2018), seni rupa juga dapat diartikan sebagai konsep atau bentuk yang diciptakan untuk memenuhi kebutuhan fungsi ekspresi dan fungsi terapan (pakai dan hias) melalui berbagai medium dalam wujud dua dimensi, tiga dimensi, atau multidimensi yang dapat diterima melalui indera oleh masyarakat.

Baca juga: Apa Itu ASEAN? Berikut Pengertian, Sejarah, Anggota, Tujuan, Prinsip Dasar, dan Bentuk Kerja Sama

Baca juga: Apa Itu Gravitasi? Berikut Manfaat Gravitasi bagi Kehidupan di Bumi

Ciri-ciri Karya Seni Rupa Daerah

Dikutip dari Kompas.com, menurut Iwan Kuswidi dan Munnal Hani’ah dalam Tokcer Lolos Penilaian Ulangan Harian Kelas V SD/MI (2019), karya seni rupa daerah memiliki enam ciri-ciri, yakni:

1. Karya seni rupa daerah bersifat kedaerahan

2. Karya seni rupa daerah dipengaruhi oleh budaya serta sejarah suatu daerah

3. Corak dalam karya seni rupa daerah dipengaruhi oleh kondisi geografis suatu daerah serta corak seni tradisional di masyarakat

4. Umumnya corak yang digunakan mengandung unsur atau makna tertentu

Setiap karya seni rupa di berbagai daerah memiliki keunikan tersendiri. Seni rupa sendiri adalah ekspresi estetik hasil karya manusia.

Seni rupa daerah memiliki ciri-ciri:


  1. Bersifat kedaerahan
    . Karya seni rupa tersebut muncul dari kondisi daerah masing-masing.
  2. Dipengaruhi oleh budaya dan latar belakang sejarah suatu wilayah
    . Misalnya karya seni rupa daerah mengandung simbol-simbol dan bermakna. Seni rupa daerah seringkali digunakan untuk upacara adat, agama, atau kebutuhan sehari-hari. Seni rupa daerah dibuat dari bahan alam yang berasal dari lingkungan.
  3. Corak dan motifnya dipengaruhi oleh kondisi fisik atau geografi suatu daerah
    , dipengaruhi juga oleh corak seni tradisional masyarakat setempat.

Seni rupa tradisional adalah“segala bentuk ekspresi pengalaman estetis yang dilakukan secara sadar oleh manusia melalui media titik, garis, bentuk, warna, tekstur, dan ruang yang dilakukan turun-temurun dari generasi ke generasi hingga masa kini. Jadi, istilah “tradisional” berarti bersifat turun-temurun. Ada yang menjelaskan bahwa pengertian turun-temurun apabila lebih dari tiga generasi.

Bila istilah seni rupa dengan pengertian tersebut di atas dihubungkan dengan istilah tradisional (seni rupa tradisional) berarti segala bentuk ekspresi pengalaman estetis yang dilakukan secara sadar oleh manusia melalui media titik, garis, bentuk, warna, tekstur, dan ruang, yang bersifat turun-temurun dari generasi ke generasi. Pengertian ini memberikan pemahaman bahwa batasan tradisional pada suatu karya seni rupa melekat pada tradisi/budaya/etnis/bangsa. Dengan demikian, seni rupa tradisional bersifat lokal atau kedaerahan. Seni rupa tradisional di daerah bugis misalnya berbeda dengan seni rupa tradisional di daerah Jawa, Batak, atau Papua.

Itulah sebabnya  seni rupa daerah sering disebut seni rupa tradisional karena seni rupa daerah dilakukan secara turun-temurun berdasarkan tradisi, sifat dan kondisi masyarakat suatu daerah tertentu.

gambar disalin dari Indonesia Translation Service


Mengapa Seni Rupa Daerah Dapat Disebut Juga Seni Rupa Tradisional

Sumber: https://dimanakahletak.com/mengapa-seni-rupa-daerah-dapat-disebut-juga-seni-rupa-tradisional

Baca :   Cara Memupuk Mangga Agar Cepat Berbuah

Check Also

Apa Yang Dimaksud Dengan Gas Inert

Alumnice.co – Apa Yang Dimaksud Dengan Gas Inert Dalam bidang pelayaran, ada banyak jenis kapal …