Di Bawah Ini Yang Merupakan Pengertian Fungsi Benda Pakai Adalah

Alumnice.co – Di Bawah Ini Yang Merupakan Pengertian Fungsi Benda Pakai Adalah

Media Pembelajaran di (TK) Taman Kanak-kanak, Dalam kerucut pengalaman Edgar Dele pengalaman langsung menempati persentase yang paling besar, kemudian disusul dengan pengalaman melalui benda tiruan.

Tenun Sinde Lio – Berikut penjelasan fungsi dan prinsip kerajinan tekstil, dilengkapi dengan contoh bendanya.

TRIBUNNEWS.COM
– Berikut penjelasan fungsi dan prinsip kerajinan tekstil, dilengkapi dengan contoh bendanya.

Kerajinan merupakan bagian dari seni rupa terapan sebagai proses produksi yang melibatkan keterampilan manual dalam membuat benda-benda kebutuhan hidup yang dirancang untuk tujuan fungsional (kegunaan) serta memiliki nilai keindahan.

Produk kerajinan yang dibuat tentu memiliki tujuan.

Selain untuk menghias dan kegunaan praktis, produk kerajinan tekstil dibuat untuk berbagai tujuan.

Baca juga: Mengenal Kerajinan Serat Hewan: Bahan, Alat Produksi, dan Produk Kerajinannya

Fungsi produk kerajinan tekstil

Dikutip dari Buku Prakarya Kelas 7 Semester 1, terdapat berbagai fungsi dari produk kerajinan tekstil.

1. Fungsi penghias, kerajinan yang dibuat semata-mata sebagai hiasan pada suatu benda atau sebagai pajangan suatu ruang dan tidak memiliki makna tertentu selain menghias.

Contohnya adalah hiasan dinding.

Hiasan dinding teknik batik (Tangkapan layar repositori.kemdikbud.go.id)

2. Fungsi benda pakai, kerajinan yang dibuat berdasarkan tujuan untuk digunakan sebagai kebutuhan sehari-hari.

Contohnya adalah busana, tas, dan aksesoris.

Busana dan aksesoris (Tangkapan layar repositori.kemdikbud.go.id)


23.24

Kerajinan
merupakan bagian dari seni rupa terapan yang diartikan sebagai proses produksi yang melibatkan keterampilan manual dalam membuat benda-benda kebutuhan hidup yang dirancang untuk tujuan fungsional (kegunaan) serta memiliki nilai keindahan. Produk kerajinan dibuat tentunya memiliki tujuan. Selain untuk menghias dan kegunaan praktis, produk kerajinan tekstil dibuat untuk berbagai tujuan.

Di bawah ini diuraikan berbagai fungsi tujuan dari produk kerajinan tekstil.

1. Fungsi penghias, kerajinan yang dibuat semata-mata sebagai hiasan pada suatu benda atau sebagai pajangan suatu ruang dan tidak memiliki makna tertentu selain menghias. Contohnya hiasan dinding.

2. Fungsi benda pakai, kerajinan yang dibuat berdasarkan tujuan untuk digunakan sebagai kebutuhan sehari-hari. Contohnya busana, tas, dan aksesoris.

3. Fungsi kelengkapan ritual, kerajinan yang mengandung simbol-simbol tertentu dan berfungsi sebagai benda magis berkaitan dengan kepercayaan dan spiritual. Contohnya ulos. Kain tenun tersebut yang dikenakan saat upacara pernikahan, pemakaman, dan pesta adat lainnya.

4. Fungsi simbolik, kerajinan tekstil tradisional selain sebagai hiasan juga berfungsi melambangkan hal tertentu yang berhubungan dengan nilai spiritual. Contohnya tapestri, tenun, dan batik yang dibuat dengan motif simbolik.

Selain itu, kerajinan tekstil yang bertujuan sebagai fungsi hias dan fungsi pakai sama-sama memiliki nilai ekonomis. Kerajinan itu sendiri dapat menambah nilai jual suatu produk.

Di bawah ini ditampilkan gambaran produk kerajinan tekstil yang membedakan antara kerajinan fungsi penghias dan kerajinan fungsi benda pakai.

Kegiatan membuat kerajinan berhubungan dengan aktivitas pembuatan benda-benda kebutuhan hidup. Benda-benda tersebut sangat dibutuhkan oleh manusia untuk mempermudah dan mempercepat produktivitas kerja. Sejak dahulu rakyat Indonesia telah menggunakan produk kerajinan sebagai alat memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, mulai dari pakaian hingga kebutuhan ritual budaya. Semakin berkembangnya zaman, kebutuhan akan benda-benda atau perkakas berkembang, tidak hanya sebatas benda fungsional saja akan tetapi perkakas pun dibuat dengan diperhalus dan diperindah, baik dari segi penampilannya, ukurannya, maupun hiasannya. Pada akhirnya masyarakat memproduksi kerajinan perkakas atau alat-alat tidak hanya sebagai benda kebutuhan hidup sehari-hari, namun juga sebagai benda hiasan.

Baca juga:

Bangsa Indonesia memiliki kekayaan dan keindahan alam serta budaya karena anugerah Tuhan Yang Maha Esa. Bahan baku kerajinan banyak sekali tersedia di bumi Indonesia. Kekayaan alam dan budaya Indonesia merupakan modal munculnya keberagaman motif, bentuk, bahan, serta teknik pada karya kerajinan Indonesia. Budaya Indonesia yang unik dan memiliki ciri khas kedaerahan menjadi acuan yang dapat menjadi inspirasi dalam mengolah sumber daya tersebut sebagai produk kerajinan yang bernilai ekonomis. Berdasarkan perkembangannya kerajinan sangat dipengaruhi oleh budaya luar sehingga dihasilkan bentuk dan corak produk yang beraneka ragam untuk memenuhi kebutuhan masyarakat yang juga beraneka ragam.

Banyak kerajinan Indonesia yang telah dikenal di mancanegara. Contohnya batik. Batik merupakan

salah satu kekayaan bangsa Indonesia yang tersebar ke seluruh pelosok negeri. Batik menjadi kebangaan Indonesia di dunia Internasional sebagai warisan budaya nenek moyang yang patut dilestarikan, dipelajari, dan terus dikembangkan oleh setiap generasi Indonesia. Pada generasi muda, kepedulian dan kepekaan terhadap budaya Indonesia perlu ditanamkan sejak dini. Kelestarian budaya Indonesia ke depan tantangannya cukup berat. Budaya yang telah mengakar di Indonesia lama kelamaan akan pudar jika tidak diimbangi dengan pemahaman dan kesadaran akan rasa cinta terhadap tanah air. Oleh sebab itu, sangat dibutuhkan usaha dan kreativitas kita untuk memperbaiki kondisi tersebut menjadi lebih baik. Pengetahuan dan pemahaman tentang budaya, lingkungan hidup serta khasanah kerajinan Indonesia perlu dipelajari lebih dalam agar tidak tererosi akibat kemajuan jaman.
(Sumber referebsi: Buku Seni)

Apakah Pins pernah mengunjungi tempat pusat fashion lokal seperti Yogyakarya, atau mungkin Bandung? Di dua kota tersebut, biasanya kamu akan menemukan beragam produk fashion lokal seperti batik, kain rajut, dan juga aksesoris tekstil lainnya. Nah, itulah yang disebut dengan kerajinan tekstil.

Pada dasarnya, kerajinan tekstil merupakan suatu karya yang dibuat dengan menggunakan bahan, ataupun kain. Hasil dari kerajinan ini bisa berupa kain tenun, kebaya, batik, kemeja, dan masih banyak lagi. Pada pembahasan kali ini, Pinhome akan memberikan pengertian, jenis, sejarah, contoh kerajinan tekstil, serta cara membuatnya.

Baca juga: Batik Gemawang dan strategi pemasarannya

Kerajinan Tekstil di Indonesia

[@ kamuelavillas.com]
Baca :   Kata Kerja Yang Tidak Memerlukan Unsur Subjek Adalah Kata Kerja

Indonesia merupakan salah satu Negara yang kaya akan kebudayaan dan sumber daya alam lainnya. Salah satunya Indonesia juga terkenal dengan sumber kerajinan tekstil, sehingga Indonesia memiliki banyak produk yang berasal dari bahan tekstil.

Contoh Hasil Kerajinan Tekstil di Indonesia

Berikut adalah contoh hasil kerajinan yang berasal dari tekstil:

  1. Kerajinan Batik
  2. Kerajinan Sulam
  3. Kerajinan Jahit Perca
  4. Kerajinan Jahit Tindas
  5. Kerajinan Tapestry
  6. Kerajinan Cetak Saring
  7. Kerajinan Tenun
  8. Kerajinan Makrame

Pengertian Kerajinan Tekstil

[@ yoursolution88.wordpress.com]

Kerajinan tekstil adalah suatu karya seni yang berasal dari bahan-bahan tekstil. Tekstil itu sendiri merupakan suatu bahan yang asalnya dari serat yang sudah diolah dari kain atau benang. Dengan kata lain tekstil adalah suatu material yang sifatnya fleksibel dan terbuat dari benang atau kain.

Tekstil dapat dibentuk dengan berbagai cara salah satunya seperti penjahitan, pengikatan, penyulaman, dan pressing. Sedangkan Istilah dari tekstil itu sendiri dalam sehari-hari dapat dikategorikan dengan istilah benang atau kain. Tetapi ada perbedaan antara dua istilah tersebut, istilah tekstil dapat digunakan sebagai bahan utama dalam pembuatan benang tenung, sedangkan kain adalah hasil yang sudah jadi.

Contoh kerajinan tekstil yang sudah jadi seperti:

  • Taplak meja
  • Seprai pelapis
  • Sarung bantal
  • Dan masih banyak lagi.

Selain itu kerajinan tekstil juga terbagi menjadi 2 macam yakni kerajinan tekstil modern dan kerajinan tekstil tradisional. Setiap masing-masing kerajinan tekstil tersebut memiliki fungsi yang berbeda-beda. Biasanya untuk kerajinan modern, banyak digunakan untuk kebutuhan yang sifatnya fungsional atau serba praktis.

Sedangkan untuk kerajinan tradisional, biasanya akan digunakan sebagai suatu simbolis contoh untuk simbolis pada suatu upacara adat. Agar tidak bingung dalam memahaminya, simak terus ulasan di bawah ini.

Baca juga: Pengertian Tekstil

Bahan Serat Tekstil

Bahan serat tekstil umumnya berupa seperti di bawah ini.

  • Serat filamen
  • Serat staple
  • Serat alam
  • Serat sintetis

Dalam kehidupan kita, tekstil dapat disebut dengan kain atau benang. Namun dari 2 istilah tersebut mempunyai arti yang berbeda-beda.

  1. Tekstil biasanya digunakan untuk bahan dari benang tenunan.
  2. Sedangkan untuk kain dapat disebut dengan bahan yang sudah jadi dan siap untuk digunakan sebagai bahan utama produk.

Contoh Kerajinan Tekstil

Adapun untuk contoh kerajinan tekstil yang bisa kamu temukan di Indonesia adalah sebagai berikut:

Kerajinan Tekstil Tradisional

Kerajinan tekstil tradisional merupakan suatu hasil kerajinan yang dibuat dengan cara manual atau masih dengan cara menggunakan tangan atau atau belum menggunakan bantuan mesin. Umumnya Kerajinan tekstil tradisional mempunyai nilai seni dan harga yang tinggi. Selain itu, kerajinan tekstil tradisional juga ternyata memiliki kelebihan dan kekurangan untuk lebih jelasnya simak penjelasan dibawah ini.


Kelebihan Tekstil Tradisional

Berikut kelebihan-kelebihan dari kerajinan tekstil tradisional diantaranya adalah sebagai berikut ini:

  • Memiliki harga dan nilai seni yang memang tinggi, sehingga tidak heran jika harganya terbilang sangat mahal.
  • Kualitasnya dan daya tahan memang terbilang sangat bagus.
  • Memiliki nilai yang eksklusif dan terbilang tinggi.


Kekurangan Tekstil Tradisional

Untuk kekurangan-kekurangan yang dimilikinya adalah sebagai berikut ini:

  • Proses produksi yang terbilang lama
  • Sangat membutuhkan kesabaran yang terbilang ekstra


Contoh Tekstil Tradisional

  • Kerajinan songket.
  • Kerajinan sarung tenun ulos.
  • Dan masih banyak lagi.

Begitulah kelebihan dan kekurangan yang dimiliki dari hasil kerajinan tekstil tradisional.

Baca juga: 25+ Tips Membuat Kerajinan dari Kain Flanel + Video [Lengkap]


Fungsi Kerajinan Tekstil Tradisional

Fungsi dari hasil kerajinan tekstil di Indonesia, seacara umum dapat dibagi menjadi beberapa jenis, diantaranya adalah sebagai berikut ini:

  • Untuk memenuhi sandang bagi tubuh, contohnya: pakaian-pakaian yang biasa kita pakai dalam sehari-hari misal kaos, baju, celana, dan masih banyak lagi.
  • Untuk kebutuhan rumah tangga, contohnya: hiasan atau dekorasi rumah, taplak meja, gorden, dan masih banyak lagi.

Kerajinan Tekstil Modern

Seiring berjalanya waktu, zaman terus mengalami perkembangan sehingga munculah kerajinan modern yang juga berasal dari bahan tekstil. Hingga saat ini kerajinan tekstil modern juga mampu menawarkan kerajinan yang banyak memiliki variasi.

Setiap kerajinan tentunya memiliki kelebihan dan kekurangan baik itu kerajinan tekstil tradisional maupun kerajinan tekstil modern. Untuk mengetahui lebih lanjut simak penjelasan di bawah ini.


Kelebihan Tekstil Modern

Berikut adalah kelebihan-kelebihan dari kerajinan tekstil modern, diantaranya sebagai berikut ini:

  • Mudah atau efiensi dan tidak menguras tenaga kerja.
  • Mampu memproduksi dengan secara masal.
  • Pekerjaan menjadi cepat dan tidak banyak membuang waktu.
  • Pekerjaan menjadi hemat [karena tidak harus dilakukan oleh banyak pekerja].


Kekurangan Tekstil Modern

Untuk kekurang-kekurangannya adalah sebagai berikut ini:

  • Kualitas bahan mungkin kurang begitu baik
  • Daya tahan produk yang kurang menyakinkan

Contoh Tekstil Modern

  • Topi.
  • Kain.
  • Dan seperti yang sudah disebutkan diatas.


Fungsi Kerajinan Tekstil Modern

Fungsi kerajinan tekstil modern yakni salah satunya memiliki sebuah perbedaan yang terdapat pada kegunaan dan pemakainya, terutama dalam kehidupan sehari-hari. Seperti halnya, contoh kerajinan tekstil tradisional yang lebih condong atau lebih berfungsi untuk pelengkap kebutuhan adat.

Sedangkan untuk kerajinan tekstil yang modern yakni lebih banyak berfungsinya dalam kehidupan sehari-hari. Contoh seperti pakaian modern yang biasa kita pakai ini. Untuk hasil kerajinan tekstil modern di Indonesia, berdasarkan fungsinya terbagi menjadi beberapa jenis, di antaranya sebagai berikut ini.

  • Untuk memenuhi Kebutuhan Sandang. Contoh seperti pakaian, dasi, topi, alas tidur, bantal, selimut dan lainnya.
  • Untuk Pelengkap Dekorasi. Contoh seperti taplak meja, Gorden, hiasan-hiasan, dan lainnya.
  • Sebagai Alat Penyimpan. Contoh seperti tas, sarung tangan, sarung HP, dan lainnya.
  • Sebagai Alat lainya. Contoh seperti gendongan bayi, tali ikat, dan lainnya.

Jenis Kerajinan Tekstil

Kerajinan Tekstil mempunyai berbagai jenis bentuknya, untuk lebih memahami, silakan simak ulasan berikut ini:


Batik

[@ omahteknik.com]
Baca :   Kenapa Laptop Lenovo Tidak Mau Menyala

Batik merupakan sebuah karya seni bernilai seni tinggi yang sudah diakui oleh dunia. Membatik biasa menggunakan peralatan sederhana seperti canting atau kuas yang digunakan untuk membuat pola tertentu pada kain. Untuk mewarnai kain tekstilnya menggunakan teknik tutup celup. Kerajinan batik ini merupakan warisan budaya nusantara dan menjadi ciri khas kebangaan bangsa Indonesia.

Batik merupakan salah satu hasil dari sebuah karya seni yang memiliki nilai karya seni yang tinggi. Dalam teknik pembuatan kerajinan batik, tentunya kamu harus memiliki canting guna untuk membuat pola gambar batik dan juga bahan dari lilin panas guna untuk menciptakan gambar yang nyata.

Sedangkan untuk teknik batik pewarnaannya terdapat dua teknik yakni: teknik tutup celup khusus pembuatan batik tradisional, dan teknik cap khusus produksi massal atau teknik modern.

Sulam atau Bordir

[@photobucket.com]

Bordir atau sulam merupakan suatu hiasan yangg dibuat di kain atau bahan lain dengan menggunakan benang dan jarum. Selain menggunakan benang, bordir atau sulaman bisa menggunakan bahan lin seperti manik-manik, logam, payet bahkan bulu burung.

Kerajinan sulam sendiri terdiri dari berbagai jenis tergantung pada apa hasil dari kerajinan tersebut misalnya sulam terawang, sulam timbul, sulam datar dan masih banyak lagi yang lainnya.

Kerajinan sulam, merupakan sebuah hasil kerajinan yang dilakukan dengan cara di border. Bordir sendiri merupakan hiasan yang ada di kain atau bahan lainnya. Biasanya hiasan ini dengan menggunakan bahan benang dan jarum. Kerajinan sulam tersebut memiliki ada dua jenis, yakni:

  • Sulam bebas.
  • Sulam hitung jahitan.

Dengan adanya perkembangan teknologi, guna untuk menjawab semua kebutuhan pasar maka kerajinan sulam pun menjadi kerajinan bording guna untuk menciptakan hiasan-hiasan yang menarik. Dalam sebuah border itu sendiri, ternyata juga terdapat dua teknik dalam pembauatannya.

  • Yang pertama bordir manual yang biasanya menggunakan alat bantu mesin
  • Yang kedua bordir komputer yang merupakan sebuah teknologi yang mampu berkontribusi penting dalam sebuah industri fashion.

Contoh hasil Kerajinan bordir computer: Seragam karyawan, seragam sekolah, kemeja, dan dress.

Baca juga: Pengertian dan Contoh Kerajinan Tekstil Indonesia


Perca

[@ kirara-shop.com]

Perca merupakan sisa-sisa kain untuk membuat pakaian atau kerajinan tekstil lainnya. Jahit perca merupakan proses membuat suatu produk kerajinan tekstil menggunakan bahan-bahan potongan kain perca yang digabungkan dengan cara dijahit mengikuti pola yang direncanakan.

Jahit perca biasa fokus pada teknik menjahitnya bukan pada bahan apa yang digunakan. Untuk mengetahui tentang kerajinan perca bisa membaca artikel lain yang berjudul aneka kerajinan dari kain perca. Kerajinan jahit Perca merupakan hasil sisa kain guna untuk membuat sebuah kerajinan tekstil lain seperti pakaian dan lainnya.

Jahit perca adalah suatu proses dalam pembuatan sebuah produk kerajinan tekstil yang berasal dari kain bekas. Untuk teknik dalam pembuatan kerajinan perca yakni cukup dengan cara menggabungkan atau menempelkan kain perca lalu dijahit dengan pola sesuai keinginanmu.

Jahit Tindas

[kerajinan jahit tindas @pojok-utak-atik.blogspot.com]

Jahit tindas atau quilting merupakan salah satu teknik menghias permukaan kain dengan cara membuat lapisan kain dengan bahan pelapis kemudian dijahit tindas pada permukaan kain tersebut. Teknik jahit tindas biasa digunakan untuk membuat selimut dengan hiasan-hiasan timbul.

Jahit tindas merupakan sebuah hasil dari teknik quilting, atau salah satu teknik yang menggunakan dengan cara menghias pada sebuah permukaan kain dengan bahan pelapis itu sendiri. Lalu dijahit tindas pada sebauh permukaan kain itu sendiri. Sedangkan teknik jahit tindas itu sendiri biasanya lebih banyak digunakan pada sebuah kerajinan selimut.

Sablon atau Cetak Saring

[@ subhandepok.wordpress.com]

Cetak saring merupakan salah satu proses cetak dengan menggunakan layar. Layar tersebut biasa menggunakan bahan nylon atau sutra yang didesain dengan kerapatan dan pola tertentu. Layar ini kemudian diberi pola yang berasal dari negatif desain yang dibuat sebelumnya.

Kain ini direntangkan dengan kuat agar menghasilkan layar dan hasil cetakan yang datar. Setelah diberi fotoresis dan disinari, akan terbentuk bagian-bagian yang bisa dilalui tinta dan tidak. Salah satu contoh kerajinan cetak saring adalah sablon. Kerajinan Tapestry merupakan salah satu bentuk dari hasil kerajinan tekstil yang tertua didunia.

Konsep dari hasil kerajinan tapestry itu sendiri yakni proses sebuah penenunan yang biasanya menggunakan dua buah benang yang saling bersilangan satu sama lain. Kerajinan cetak atau teknik sablon merupakan sebuah teknik yang biasa menggunakan layar, hal ini yang akan menajdi media cetaknya.

Untuk layar tersebut berasal dari bahan nilon yang pola dan kerapatanya sudah sesuai yang diinginkan. Dapat dikatakan bahwa sebuah kerajinan cetak saring memang sudah dapat berkontribusi pada industri tekstil yang modern. Pada Industri tekstil ini sangat cocok apabila diaplikasikan pada sebuah industri konveksi kaos.

Salah satunya kaos sablon yang merupakan bisnis yang dapat terpengaruh oleh teknik cetak saring. Biasanya untuk sebuah kualitas kaos sablon tersebut lebih bergantung pada keahlian dari perajin itu sendiri, dan pada bahan cat yang bisa menentukan menarik atau tidaknya.

Baca juga: Perkembangan Revolusi Industri tekstil


Tenun

[@ tenunjepara.wordpress.com]

Tenun merupakan salah satu teknik membuat kain yang ada di berbagai daerah di Indonesia. Biasanya setiap daerah memiliki ciri khas tersendiri dalam membuat tenun. Oleh karena itu, dengan melihat motif dan warna kain tentu orang bisa mengetahui dari mana kain tenun tersebut berasal. Setiap orang akan merasa bangga bila menggunakan kain tenun yang berasal dari daerahnya.

Pada suku Sumba atau daerah tertentu biasanya menonjolkan corak binatang contohnya Sumba Timur dengan corak motif kuda, rusa, udang, naga, singa dan lain-lain. Kerajinan tenun merupakan salah satu hasil dari teknik dalam membuat kain.

Baca :   Dibawah Ini Yang Bukan Termasuk Macam Macam Bahan Anyaman Adalah

Di Indonesia dalam setiap daerahnya memiliki corak yang berbeda-beda. Sedangkan untuk proses pengerjaannya pun biasanya menggunakan teknik yang bermacam-macam. Sehingga dalam setiap daerah memiliki corak yang berbeda-beda.


Makrame

[@ karokab.go.id]

Makrame merupakan jenis kerajinan membuat simpul dan menggarap untaian benang dari awal sampai jadi satu kain tenun. Hasil kerajinan makrame mempunyai fungsi, kekuatan dan keindahan yang berbeda-beda. Untuk fungsi dari karya ini bisa dilihat dari produk yang dihasilkan. Sedangkan untuk ketahanan produk sangat bergantung pada dari bahan apa kerajinan ini dibuat.

Kerajinan makrame merupakan bentuk dari hasil kerajinan seni simpul-menyimpul dengan cara melakukan rantaian pada benang awal dan akhir dari pengrajin tenunan lalu membuat berbagai jenis simpul pada sebuah rantai benang itu sendiri.

Teknik Pembuatan Kerajinan Makrame:

  • Untuk teknik dari kerajinan makrame yakni dengan cara mengrajut atau menganyam, pilin, dan simpul.
  • Kerajinan makrame juga ternyata memiliki fungsi diantaranya seperti, kekuatan, dan keindahan. Untuk fungsi dari kerajinan makrame dapat dilihat dari penggunaanya.

Fungsi Kerajinan Tekstil

Berikut fungsi-fungsi kerajinan tekstil yang terbagi menjadi dua macam, diantaranya adalah sebagai berikut ini:

  • Untuk memenuhi sandang bagi tubuh, cotoh pakaian atau fashion dan masih banyak lagi.
  • Untuk kebutuhan rumah tangga, cotoh bisa taplak meja, gorden, gendongan banyi, dan masih banyak lagi.
  • Untuk alat ritual, contoh Kerajinan songket Palembang, tenun ulos Sumatera Utara, sarung Bali, dan masih banyak lagi.
  • Bisa untuk mainan, contoh karya seni kriya seperti Dakon, Yoyo, Wayang, Boneka dan masih banyak lagi.
  • Untuk kebutuhan sandang, contoh seperti pakaian, topi, dasi, alas tidur, selimut, bantal, dan masih banyak lagi.
  • Sebagai pelengkap dekorasi, contoh seperti taplak meja, Gorden, hiasan, dan masih banyak lagi.
  • Sebagai penyimpan, contoh seperti tas, sarung tangan, sarung HP, dan masih banyak lagi.
  • Sebagai alat lainya, contoh seperti gendongan bayi, tali ikat, dan masih banyak lagi.

Teknik Kerajinan Tekstil

Berikut teknik-teknik kerajinan tekstil, diantaranya adalah sebagai berikut ini:

  • Biasanya menggunakan teknik dengan cara menghias pada permukaan kain dengan cara
    Screen.
  • Biasanya menggunakan teknik pewarnaan dengan mengunakan alat bantu canting.
  • Biasanya menggunakan teknik simpul atau ikatan.
  • Bisanyan menggunakan teknik penjahitan yang terbuta dari potongan kain lalu dijahit sesuai desain yang sudah di tentukanya.
  • Teknik ini menggunakan teknik yang memanfaatkan benang sulam, biasanya teknik ini dikerjakan dengan cara manual atau masinal.
  • Teknik ini menggunakan teknik dengan menyilangkan pada benang pakan dengan benang lusi.

Baca juga: 10 Ide Memanfaatkan Kain Perca untuk Dijadikan Barang yang Berguna

Kerajinan Tekstil dan Cara Membuatnya

Berikut merupakan salah satu kerajinan tekstil beserta cara membuatnya:

Contoh Cara Membuat Tisu


Bahan-bahan:

  • Kain
  • Benang
  • Jarum jahit
  • Gunting
  • Manik-manik
  • Koran


Cara Membuat

  • Gunting koran menjadi 4 bagian, tujuan untuk membuat pola sesuai yang sudah ditentukan.
  • Hubungkan atau satukan potongan tersebut dengan menggunakan benang, tujuanya untuk menguarkan tisu dari dalam.
  • Pada bagian kiri tidak perlu dijahit. Karena nantinya akan menjadi tempat untuk memasukan tisu tersebut.
  • Maka jadilah tempat tisu, setelah itu hiaslah dengan pita atau manik-manik lain, agar nanti terlihat cantik.

Kerajinan Tekstil Prakarya Kelas 7

Berikut merupakan uraian dari kerajinan tekstil prakarya kelas 7 yang di uraikan menjadi beberapa produk kerajinan diantaranya adalah sebagai berikut ini:

  1. Fungsi dari penghias adalah tentunya dibuat untuk sebagai penghias contohnya seperti hiasan pada diding.
  2. Fungsi benda pakai adalah tentunya untuk sebagai bahan pakaian dalam sehari-hari, contohnya pakaian busana, tas, dan aksesoris lainnya.
  3. Fungsi kelengkapa ritual adalah sebagai simbolis-simbolis dan sebagai salah satu benda yang berhubungan magis yang terkait dengan spiritual. Contohnya pakaian Ulos yang biasa dipakai ketika ada upacara pernikahan adat, pemakaman, dan acara lainya.
  4. Fungsi Simbolis adalah sebagai suatau simbolis yang berhubungan dengan hal tertentu. Contohnya tapstri, tenun, serta batik yang dibuat dengan menyamakan motif simbolik.

Jenis dan Karakteristik Kerajinan Tekstil

Untuk bahan dan karakteristiknya dikelompokan menjadi beberapa, diantaranya sebagai berikut ini:

  1. Serat alam merupakan serat yang berasal dari alam.
  2. Serat sintetis merupakan serat yang pada molekulnya disusun dengan cara sengaja oleh manusia itu sendiri. Contoh seperti rayon, nilon, dan poliester.

Motif Tenun Suku Sumba

Motif tenun Suku Sumba biasanya memiliki corak seperti “binatang”. Contoh seperti corak tenun Sumba Timur:

  • Motif tenun Sumbat timur kuda.
  • Motif tenun sumba timur naga.
  • Motif tenun Sumba Tenun singa.
  • Motif tenun Sumba timur rusa.
  • Motif tenun Sumba timur udang.

Motif Timor Tengan Selatan

Sedangkan motif tenun daerah Timor Tengan Selatan biasanya memiliki corak motif “burung” contoh seperti:

  • Motif Cecak
  • Motif Buaya
  • Motif Kaif

Untuk daerah lain biasanya lebih menonjolkan corak motif bunga atau daun-daun, sedangkan untuk tenun yang corak motifnya menyerupai binatang biasanya digunakan untuk pemanisnya saja.

Nah, begitulah pembahasan kali ini mengenai kerajinan tekstil beserta pengertian lengkapnya. Semoga pembahasan kali ini bermanfaat.

Baca juga:

Editor:
Syahya Rembulan

Temukan pilihan rumah dan apartemen terlengkap di Aplikasi Pinhome. Dapatkan properti idaman melalui program NUP untuk akses eksklusif. Untuk kamu agen properti independen atau agen kantor properti bergabunglah menjadi rekan agen properti bersama kami dan iklankan properti kamu di sini.

Kamu juga bisa belajar lebih lanjut mengenai properti di Property Academy by Pinhome. Gabung menjadi Rekan Jasa Pinhome melalui aplikasi Rekan Pinhome di App Store atau Google Play Store sekarang!

Hanya di Pinhome.id yang memberikan kemudahan dalam membeli properti.
Pinhome

PINtar jual beli sewa properti.

Video yang berhubungan

Di Bawah Ini Yang Merupakan Pengertian Fungsi Benda Pakai Adalah

Sumber: https://memenangkan.com/salah-satu-contoh-kerajinan-tekstil-yang-memiliki-fungsi-benda-pakai-antara-lain

Check Also

Apa Yang Dimaksud Dengan Gas Inert

Alumnice.co – Apa Yang Dimaksud Dengan Gas Inert Dalam bidang pelayaran, ada banyak jenis kapal …