Dalam Siklus Hidup Plasmodium Reproduksi Seksualnya Berlangsung Dalam

Alumnice.co – Dalam Siklus Hidup Plasmodium Reproduksi Seksualnya Berlangsung Dalam

Ulangan umum sedang berlantas tentu yang Eksamen Kewarganegaraan kelas XII boleh meriview soal tanya ini dengan seksama OK semoga sukses selalu



SOAL







1. Makhluk semangat dapat mempertahankan jenisnya ini merupakan karakteristik dasar makhluk jiwa!
A. Pertumbuhan dan urut-urutan
B. Metobalisme
C. Respon terhadap rangsang
D. Beradaptasi

E. Reproduksi

2. Objek Kajian IPA yaitu benda
A. Yang suka-suka disekitar kita
B. Konkret di umbul-umbul yang dapat ditangkap indera
C. Konkret dan maya
D. Yang dapat diobservasi dengan menggunakan alat bantu saja
E. Nan berupa fosil

3. Simpang biologi yang mempelajari pengelompokan cucu adam nasib bersendikan tangga tertentu yakni …
A. Mikrobiologi
B. Taxonomi

C. Teratologi
D. Ekologi
E. Morfologi

4. Seseorang menderita puru ajal paru-paru merupakan salah satu contoh permasalahan biologi yang terjadi plong tingkat …





A. Sel

B. Jaringan

C. Gawai

D. System perkakas
E. Individu

5. Dalam perkembangannya, bidang pertanian berlambak menemukan pohon-pokok kayu bibit memenangi. Cagak ilmu hayat nan berperan penting peranannya dalam kreasi pati berjaya ialah …
A. Ilmu lingkungan
B. Botani
C. Genetika
D. Anatomi
E. Patologi

6. Sikap ilmiah nan harus dimiliki untuk mengadakan penelitian adalah …
A. Mau luang, objektif
B. Kepingin tahu, subjektif
C. Objektif, subjektif
D. Berkreasi keras dan tergesa-gesas
E. Serius dan lain beriktikad diri

7. Berikut yakni langkah-awalan metode ilmiah …

  1. Mengumpulkan data
  2. Merumuskan hipotesis
  3. Menarik kesimpulan
  4. Merumuskan masalah
  5. Melakukan percobaan
  6. Merumuskan teori

Usap metode ilmiah yang benar adalah
A. 1 → 2 → 3 → 4 → 5 → 6
B. 2 → 1 → 5 → 4 → 3 → 6
C. 2 → 1 → 4 → 5 → 3 → 6
D. 4 → 1 → 5 → 2 → 3 → 6
E. 4 → 1 → 2 → 5 → 3 → 6

8. Ancang pertama internal penelitian ilmiah adalah …
A. Melakukan eksperiman
B. Observasi hasil pengamatan
C. Analisa data
D. Identifikasi masalah
E. Merancang eksperimen

9. Perhatikan gambar ini

Pokok kayu aren, pokok kayu kerambil, pohon nipah merupakan keberbagaian hayati tingkat
A. Gen

B. Diversifikasi

C. Komunitas

D. Bioma

E. Ekosistem

10. Binatang nan termasuk kerumahtanggaan fauna tipe peralihan merupakan …
A. Siamang dan orang hutan
B. Ketek dan kalam rangkong
C. Badak bercula suatu dan lembu hutan
D. Anoa dan komodo
E. Kalam cendrawasih dan kangguru

11. Urutkan tingkatan takson dari yang terendah smpai yang tertinggi ialah …
A. Species → Familia → Ordo → Genus → Classis → Divisio → Kingdom
B. Species → Familia → Genus → Ordo → Classis → Divisio → Kingdom
C. Species → Genus → Familia → Ordo → Classis → Divisio → Kingdom
D. Species → Genus → Familia → Classis → Ordo → Divisio → Kingdom
E. Species → Genus → Classis → Ordo → Familia → Divisio → Kingdom

12. Penulisan tanda ilmiah yang ter-hormat sesuai kebiasaan dalam binomial tata nama plong tanaman ini

A. Oryza sativa
B. Zea mays
C. Capsicum frutecens
D. Musa paradisiaca
E. Arachis hypogaea

13. Garis khayal nan mendamaikan fauna indonesia bagian barat dan wilayah transisi adalah garis

A. Weber
B. Wallace
C. Khatulistiwa
D. Lintang
E. Bujur

14. Binatang berikut ini dilindungi, anggota primata primitif, hidup endemik di hutan sulawesi. Ukurannya kecil, aktif malam hari, hewan yang dimaksud merupakan
A. Komodo

B. Maleo
C. Orang Utan
D. Ceceh Cendrawasih
E. Tarsius

15. Jenggala hujan angin tropis merupakan paru-paru bumi, yakni salah satu contih manfaat kebinekaan dalam …
A. Ekonomi

B. Ekologi

C. Farmasi

D. Guna-guna Permakluman
E. Keuangan

16. Salah suatu pola pelestarian secara in danau adalah
A. Cagar alam
B. Kebun kolesi
C. Huma plasma nutfah
D. Ladang raya
E. Kebun binatang

17. Virus dikatakan benda bukan hidup karena …
A. Hanya mempunyai DNA alias RNA saja
B. Tak memiliki Organel-organel metabolik
C. Hanya dapat hidup pada tubuh makhluk nyawa
D. Dapat dikristalkan, dan tidak mempunyai bioplasma
E. Bereproduksi pada tubuh insan hidup

18. Laidraw and Stuart Harris (1933 – 1936) adalah penemu virus…
A. HIV
B. Ebola
C. Influenza

D. H5N1
E. Flavivirus

19. Perhatikan susuk Bacteriophage ini

Bagian viur nan ditunjuk makanya no 4 yaitu …
A. Kapsid

B. DNA
C. Leher
D. Selubung Ekor
E. Serabut ekor

20. Campuran kimia pembina Virus bakteriofage T4 yaitu DNA dan …
A. Karbohidrat
B. Kolesterol
C. Asam amino
D. Lipid
E. Protein

21. Hierarki reproduksi virus secara litik yang benar yakni …





A. Adsorbsi → senyawa → Infeksi → Perakitan → lisis
B. Adsorbsi → sintesis → Perakitan → Injeksi → lisis
C. Adsorbsi → Infeksi → perakitan → campuran → lisis
D. Adsorbsi → sintesis → Infeksi → Perakitan → lisis
E. Adsorbsi → Infeksi → sintesis → Perakitan → lisis

22. Virus HIV sangat berbahaya karena menyerang …

A. Sistem perdaran darah
B. Sistem kekebalan raga
C. Sistem transportasi
D. Sistem reproduksi
E. Sistem ekskresi

23. Penyakit lega tanaman nan disebabkan oleh virus yakni …
A. Kanker

B. Herpes

C. Mosaik

D. Tetelo

E. Paroot fever

24. Partisipasi yang dapat dilakukan akil balig untuk manangulanggi virus yaitu …
A. Menjaga kebrsihan rumah dan sekolah saja
B. Berteman dengan kutub nan pintar saja
C. Merokok di tempat yang diperbolehkan merokok
D. Makan, rezeki berpokok pabrik
E. Lain merokok

25. Fragmen sel bakteri yang ditunjuk no 2 punya fungsi







A. Pereka cipta energi
B. Respirasi rumah tahanan
C. Peranti penusuk
D. Alat pencari makan
E. Gawai pergerakan

26. Bakteri diatas n kepunyaan bilang flagella di riuk suatu ujung tubuhnya yang ada plong rangka ini disebut

A. Monotrik
B. Lofotrik
C. Atrik
D. Amfitrik
E. Peritrik

27. Bakteri yang produktif meniadakan zat organik menjadi organik denan energi dari cahaya disebut …
A. Bakteri autrotof
B. Bakteri heterotrof
C. Patogen kemoautrotof
D. Bakteri fotoautrotof
E. Bakteri gram negative

28. Anggota Archaebacteria yang hidup di lingkungan berkadar oksigen lalu minus adalah …
A. Halobacterium sp

B. Methanococcus sp
C. Sulfolobus sp
D. Thermoplasma
E. Eschirichia onani

29. pemindahan target genetik (ADN) secara langsung antara dua sel bakteri menerobos jambatan sitoplasma yang berbentuk secara khusus di ujar …
A. Konjugasi
B. Alterasi
C. Thermoproteus
D. Phyrobacullum
E. Phirococcus

30. Basil nan berguna dalam proses pembuatan makanan seperti pada gambar adalah …

A. Accetobacter xylinum
B. Streptococcus lactis
C. Streptococcus thermophilus
D. Lactobasilus bulgaricus
E. Eschirichia rancap

31. Keseleo satu kaidah bikin membuktikan bahwa basil merupakan suatu benda hidup dilakukan dengan mandu
A. Mengamati dengan mikroskop adanya proses asimilasi
B. Membiakan lega semenjana yang sesuai
C. Membidas dengan kaca pembesar elektron adanya DNA
D. Mengamati dengan mikroskop elektron susuk stukturnya
E. Menganalisis unsur-unsur kimia pembentuk tubuhnya

32. Seorang siswa mengecap setetes air, dan ditemukan organisme dengan ciri-ciri:

  1. Bentuk selalu berubah-rubah
  2. Bergerak dan menggetah bahan dengan memperalat kaki semu
  3. Punya vakuola kontraktil berfungsi sebagai osmoregulasi
  4. Reproduksi dengan pembelahan biner

Berlandaskan cirri-ciri di atas, organism tersebut ikut n domestik papan bawah …
A. Mastighopora
B. Sporozoa
C. Rhizopoda
D. Flagellate
E. Ciliophora

33. Prostita mirip hewan yang bakir mengeluarkan cahaya dimalam tahun adalah …

A. Euglena viridis
B. Euglena sanguine
C. Volvox globator
D. Panstrongylus megistus
E. Noctiluca miliaris

34. Perhatikan gambar berikut ini

Puas daur arwah Chalmydomona no 1 menunjukan proses:
A. Reproduksi genital
B. Reproduksi Aseksual
C. Replika
D. Reproduksi Seksual danAseksual
E. Reproduksi Aseksual dan Replika

35. Spesies alga yang berarti kerjakan penawar-obatan:
A. Gelidium
B. Chondrus
C. Alginat
D. Porphyra
E. Chlorella

36. Postita mirip jamur ialah
A. Myxomycota dan Oomycota
B. Rhizopoda dan Sporozoa
C. Myxomycota dan Oomycota
D. Flagelata dan Ciliata
E. Chlorophyta dan Rhodophyta

37. Jamur nan dimanfaatkan dalam pembuatan tempe adalah …
A. Aspergilus wenti
B. Mucor javanicus
C. Mucor mucedo
D. Rhizopus oligosporus
E. Saccaromices cereviceae

38. Spora puas proses perkembangbiakan secara generatif pada Ascomicotina dihasilkan n domestik …
A. Benangsari
B. Putik
C. Askus
D. Basidia
E. Kotak spora

39. Salah satu serabut yang terdaftar Deuteromycotina yang menyebabkan layu lega esensi-bibit tanaman adalah …
A. Helminthosprium oryzae
B. Sclerotium rolfsii
C. Monila sitophila
D. Tinea versicolor
E. Verticillium

40. Hifa sreg mikoriza plong tanaman bersimbiosis dengan:
A. Kunarpa
B. Akar
C. Daun
D. Anakan

E. Biji kemaluan

ESSAY

  1. Sebutkan 5 Cabang-cabang ilmu hayat beserta nan dipelajarinya!
  2. Indonesia dibagi menjadi 3 babak persebaran dunia tumbuhan dan binatang, senbutkan dan berikan masing-masing 3 contah fauna!
  3. Gambarkan keseleo satu struktur tubuh virus beserta penjelasanya!
  4. Sebutkan bibit penyakit yang menguntungkan dan merugikan (saban 3 bakteri)
  5. Apa perbedaan antara rabuk saprofit dan parasit ?
Baca :   Macam Macam Cabang Olahraga Atletik Kid

RESUME BIOLOGI

Gapura 1 Ilmu hayat SEBAGAI Hobatan

Biologi adalah ilmu tentang jiwa. Diambil dari bahasa Yunani, bios yang berarti vitalitas dan logos nan berarti ilmu

Beralaskan tingkat organisasi :

  • Tingkat partikel : Biologi molekuler, biokimia, dan genetika
  • Tingkat kamp : Sitologi
  • Tingkat jaringan : Histologi
  • Tingkat organ dan sistem organ : Organologi, ilmu urai, dan fisiologi : Pulmonologi : Rabu hamba allah , Kardiologi : Jantung hamba allah , Endokrinologi : Sistem endoktrin hamba allah, Neurologi : Sistem saraf manusia
  • Tingkat khalayak : Biologi urut-urutan
  • Tingkat populasi : Biologi populasi, biogeografi, dan generika populasi
  • Tingkat ekosistem : Ekologi, ilmu lingkungan, toksikologi, biologi kelautan, dan limnologi
  • Tingkat bioma : Bioma tropis



Simpang biologi nan mempelajari umur plong suatu keramaian organisme, diantaranya misal berikut :

  1. Taksonomi : Pengelompokkan berdasarkan paralelisme dan perbedaan organisme
  2. Virologi : Virus
  3. Mikrobiologi : Mikroorganisme
  4. Bakteriologi : Bakteri
  5. Mikologi : Jamur, ragi, dan kapang
  6. Ilmu tumbuh-tumbuhan : Tanaman. Contoh Pteridologi : Paku , Bryologi : Lumut
  7. Zoologi : Hewan. Paradigma : Entomologi : Serangga, Ilmu perikanan Ikan, Herpetologi : Reptilia , Ornitologi : Unggas, Mamologi : Mamalia

Cabang ilmu hayat berlandaskan aspek vitalitas :

  1. Ilmu hayat perkembangan : Perkembangan khalayak organisme
  2. Embriologi : Jalan janin
  3. Anatomi : Struktur internal organisme
  4. Fisiologi : Kelebihan yang terjadi pada kehidupan organisme

Cabang biologi kelompok ilmu campuran dan terapan :

  1. Biokimia : Proses kimia dalam sistem nasib
  2. Biofisika : Proses fisika n domestik sistem kehidupan
  3. Bioteknologi : Teknologi yang memanfaatkan organisme
  4. Paleontologi : Urut-urutan album arwah berlandaskan catatan fosil

Kebaikan biologi :

Bidang pertanian : Peningkatan produksi pangan

  1. Teknik penanaman nan lebih efisien
  2. Tumbuhan budidaya melalui persekongkolan genetika, bernas menghasilkan insektisida sendiri
  3. Teknik tamadun jaringan
  4. Teknik kolusi genetika, biji pelir-buahan tanpa biji

Bidang peternakan : Peningkatan produksi binatang ternak

  1. Inseminasi buatan (kawin suntik)
  2. Pemupukan in vitro, menghasilkan janin diluar uterus

Bidang kesehatan : Pencegahan diagnosa, dan penanganan terhadao berbagai penyakit dan kelainan

  1. Transplantasi instrumen
  2. Menciptakan vaksin-vaksin
  3. Teknik bayi tabung
  4. Antibiotik

Rataan pabrik :

  1. Pemanfaatan mikroorganisme dalam industri kandungan
  2. Pemanfaatan sejumlah jenis mikroorganisme privat industri obat-obatan

Metode ilmiah, tahapannya :

  1. Menemukan masalah : Pertanyaan yang timbul mulai sejak melihat ki aib
  2. Mengajukan hipotesis : Hipotesis yakni jawaban sementara terhadap masalah, hipotesis didasari sreg proklamasi dan hasil eksplorasi terdahulu
  3. Melakukan percobaan : Untuk menguji kesahihan hipotesis. Sebelum berbuat percobaan, harus dilakukan perencanaan percobaan yang membentangi Menentukan alat dan bahan , Menentukan elastis :
  4. Menarik kesimpulan : Berilmu hasil percobaan yang dapat kondusif alias tidak kondusif hipotesis nan dibuat sebelumnya



VARIABEL PENELITIAN


Variable membentangi

  1. Variabel adalah ciri target yang boleh diukur secara kuantitatif dan mempunyai angka yang berubah-ubah
  2. Luwes bebas yakni faktor nan diubah
  3. Variabel jatuh cinta adalah faktor yang berubah terampai perubahan variabel adil



Pada percobaan biologi terletak 2 kelompok : Kerubungan yang diberi perlakuan dan kelompok kontrol (Kelompokyang tidak diberi perlakuan)

Laporan ilmiah, urutannya :

  1. Perumusan masalah dan hipotesis
  2. Harapan
  3. Metode
  4. Hasil
  5. Pembahasan : Harus menunjukkan apakah kasil tersebut menjawab hipotesis awal alias tidak
  6. Deduksi : Intisari ataupun hasil percobaan dan pembahasaan. Harus menjawab pertanyaan awal yang diajukan sebelum melakukan pecobaan

BAB 2 KLASIFIKASI Bani adam HIDUP

Sistem klasifikasi : Sistem nan boleh memudahkan kita mempelajari dan mengidentifikasi makhluk hidup

  • Taksonomi : Cabang ilmu biologi nan mengkaji pengelompokkan makhluk hidup
  • Sistem klasifikasi makhluk jiwa pertama mungkin dipelopori makanya Carolus Linnaeus
  • Proses klasifikasi – makhluk hidup dikelompokkan berlandaskan persamaan dan perbedaan cirinya
  • Sistem klasifikasi alami : Pengelompokkan berdasarkan ciri morfologi, anatomi, dan fisiologi
  • Sistem klasifikasi filogeni : Pengelompokkan yang menyerang sejarah evolusi
  • Sistem klasifikasi artifisial : Pengelompokkan beralaskan ciri morfologi nan mudah dilihat

Pangkat takson makhluk sukma :

  • Kingdom (Kerajaan)
  • Filum (cak bagi hewan) maupun divisio (untuk tanaman) (Bagian)
  • Classis (Kelas)
  • Ordo (Bangsa)
  • Family (Suku)
  • Genus (Marga)
  • Keberagaman (Keberagaman)

Sistem tata nama basyar hidup :
Carolus Linnaeus pada hari 1735 menciptakan sistem penyelenggaraan nama
Memperalat bahasa Latin

Terdiri berbunga 2 episode :
1. Bagian pertama : Nama genus (diawali huruf ki akbar)
2. Babak kedua : Nama variasi (diawali abjad kecil)

  • Kedua bagian nama tersebut dicetak serong jikalau diketik dengan komputer alias digarisbawahi seandainya ditulis dengan tangan
  • Sistem penamaan yang terdiri berbunga 2 babak ini disebut penyelenggaraan jenama ganda (binomial nomenclature)

Manfaat klasifikasi :

  1. Mengetahui heterogenitas hayati
  2. Mengenal beraneka rupa jenis keberagaman orang atma meliputi ciri makhluk atma, hubungan peguyuban, interaksi antar makhluk hidup dengan lingkungannya
  3. Mengetahui ciri-ciri unggul dari beragam keberagaman manusia umur, kita dapat memanfaatkan secara langsung antara lain untuk bahan pangan, sandang, dan papan

Beberapa sistem klasifikasi yang mutakadim dikembangkan para ilmuwan biologi :

  1. Sistem dua kingdom : Kelompok pohon dan kelompok satwa
  2. Sistem tiga kingdom : Protista, plantae, dan animalia
  3. Sistem empat kingdom : Monera, protsta, plantae, dan animalia
  4. Sistem lima kingdom : Monera, protista, fungi, plantae, animalia
  5. Sistem enam kingdom : Eubacteria, Archaebacteria, protista, fungi, plantae, dan animalia

Identifikasi atau determinasi yaitu menentukan nama binatang atau tanaman dengan bermoral dan menempatkannya di internal sistem klasifikasi sato dan tumbuhan.

Caranya :

  1. Ingatan : Determinasi dilakukan berdarkan pengetahuan atau ingatan kita tentang tumbuhan atau binatang nan dikenal sebelumnya
  2. Pertolongan orang bukan : Determinasi tumbuhan/fauna dapat dilakukan dengan mempersunting pertolongan ahli-ahlu botani, zoologi, ataupun siapa-siapa yang bisa kondusif
  3. Spesimen acuan : Identifikasi pokok kayu/hewan dilakukan dengan membandingkan secara langsung dengan percontoh acuan nan telah diidentifikasi dan diberi cap bertuliskan namanya
  4. Pustaka : Membandingkan/mencocokkan ciri-ciri tumbuhan.sato yang akan diidentifikasi dengan referensi. Dapat sekali lagi mengguanakan anak kunci identifikasi atau determinasi
  5. Komputer : Program komputer nan dapat menggudangkan, merebus, dan memberikan keterangan tentang tanaman/fauna
  6. Kunci dikotom : Kunci identifikasi dengan menyusur kolek yang ditetapkan oleh keputusan beraturan dengan setiap pilihannya adalah biner (karena hanya suka-suka 2 alternatif)



BAB 3 VIRUS

Ciri virus :

1. Ukuran dan susuk

  • 25-300 nm
  • Paling virus polio. Minimum besar virus TMV
  • Melingkar : Virus influenza, & HIV
  • Oval : Virus rabies
  • Kunarpa : Virus TMV
  • Polihedral : Adenovirus
  • Huruf T : Bakteriofage

2. Struktur dan kemujaraban

  • Bukan berupa sel (aseluler), berupa molekul yang disebut virion
  • Senderut nukleat : Elemen pengarak siaran genetika. DNA hanya/RNA saja
  • Selubung protein (kapsid) : Pembungkus asam nukleat, tersusun dari subunit protein yang disebut kapsomer
  • Menjatah susuk virus
  • Virus kompeks : Mempunyai fragmen kepala dan ekor. Abstrak : Bakteriofage
  • Ikatan berpokok asam nukleat dan kapsid disebut nukleokapsid



Reproduksi :

  1. Tahap pelekatan : Saat partikel virus (virion) melekat sreg sel yang diinfeksi. Tempat pelekatan disebut reseptor
  2. Tahap penetrasi : Tahap materi genetik virus masuk ke dalam sitoplasma terungku inang
  3. Tahap replikasi dan sintesis : Tahap terjadinya pergandaan partikel virus di dalam sel inang. Sengkeran inang akan dikendalikan sehingga bui boleh membuat komponen virus
  4. Tahap pematangan : Penyusunan cemberut nukleat dan zat putih telur menjadi partikel virus yang utuh
  5. Tahap pelampiasan : Tahap zarah virus keluar dari rumah tahanan inang dengan mengamankan kerangkeng tersebut

Siklus litik : Tahapnya seperti diatas, pematangan berlangsung cepat kemudian mengatasi sel tersebut hingga sel inang sirep (lisis)

Siklus lisogenik : DNA/RNA virus yang disisipkan pada kromosom kerangkeng inang akan mengadakan replikasi secara kontinu. Menghasilkan banyak sel anakan yang terinfeksi

KINGDOM MONERA

  • Bakteri Langsung mencerca seperti diatasVirus bakteri : , Bakteriofage/fage, mengandung DNA
  • Pohon : Masuk melalui calo serangga (vektor)Virus mikroorganisme eukariotik : Mengandung RNA, contoh : Mycovirus Virus pohon : Mengandung RNA, pola : TMV
  • Hewan/manusia : Turut melalui makanan, minuman, awan, darah, jejas, atau gigitan . Virus sato : Mengandung RNA/DNA, teoretis : Virus penyakit perkataan dan kaki lega sapi

Klasifikasi :

  • Menunggangi sistem ICTV (International Committee on Taxonomy of Viruses)


Tingkat takson virus:

  • famili diakhiri viridae,
  • genus diakhiri virus,
  • diversifikasi menggunakan bahasa Inggris dan diakhiri virus

Virus yang memberi manfaat : Permukaan rekayasa genetika krn dapat digunakan lakukan kloning gen (produksi DNA secara identik). Co : Mengendalikan pertumbuhan serangga, terapi gen insan

Virus yang merugikan :

1. Virus nan menyebabkan penyakit pada hamba allah

  • Influenza virus : Menyebabkan penyaki flu
  • Human immunodeficiency virus (HIV) : Penyebab AIDS, membidas sel-sel darah asli jenis limfosit B
  • Hepatitis muara sungai virus : Penyakit sakit kuning B
  • Ebola virus : Komplikasi ebola
  • Measles virus : Penyakit cacar
  • Polio virus : Komplikasi polio
  • Herpes simplex virus : Penyakit herpes
  • Mumps virus : Ki kesulitan gondok
  • Human papollomavirus : Penyebab bonggol pada kilit



2. Virus yang menyebabkan ki aib pada hewan

  • Rous sarcoma (RSV) : Penyebab tumor sreg ayam
  • Bovine papillomavirus : Penyebab tumor sreg sapi
  • Virus penyakit mulut dan kaki puas sapi
  • Virus kebobrokan tetelo pada mandung (Newcastle disease)
  • Rabies virus : Penyebab rabies lega beruk, beruk, kucing dan manusia

3. Virus nan menyebabkan penyakit pada tumbuhan

  • Tobacco mosaic virus (TMV) : Penyakit mosaik pada tembakau
  • Citrus leprosis virus (CiLV) : Penyebab penyakit pada jeruk
  • Virus wereng hijau : Penyakit puas tanaman pari
  • Virus yang menyerang tanaman solek

Pencegahan terhadap virus : Kasih vaksin. Vaksin ialah satu zat nan mengandung mikroorganisme mikroba yang sudah dilemahkan, mengasihkan kekebalan secara pasif.

Arketipe :

  • OPV (Verbal polio vaccine) : Vaksin polio
  • Vaksin rabies
  • Vaksin hepatitis B
  • Vaksin influenza
  • Vaksin variola
  • Vaksin MMR (Measles, Mumps, Rubella) kerjakan cacar, gondong dan rubeola



KINGDOM MONERA

EUBACTERIA DAN ARCHAEBACTERIA

Eubacteria

  • Eu (=murni) dan bacteria (=bakteri). Eubacteria (=bakteri sejati)
  • Bakteri ditemukan permulaan kali maka dari itu Anthony Van Leeuwenhoek
  • Aji-aji yang mempelajari bakteri adalah bakteriologi

Ciri tangsi :

1. Matra dan bagan rumah pasung : berdiameter 0,12 mikron sampai ratusan mikron. Dapat dilihat dengan mikroskop semarak dan kaca pembesar elektron. Ada 3 bentuk bawah :

  • Kokus (melingkar)
  • Basil (batang)
  • Spirila (spiral)

2. Struktur dan kekuatan sel :

  • Dinding hotel prodeo : berfungsi sebagai pelindung dan pemberi bentuk kuman.
  • Terususn daripeptidoglikan, yaitu gabungan protein dan polisakarida.


Berdasarkan ketebalan lapisan peptidoglikan :



  1. Basil gram berupa : Bakteri yang n kepunyaan dinding sel dengan lapisan peptodoglikan yang tebal, warna : ungu, co : Vibrio cholerae
  2. Bibit penyakit gram merusak : Bakteri yang memiliki dinding sel dengan lapisan Peptidoglikan yang tipis, warna : merah muda/merah, co : E.rancap

Adegan terbit sel bakteri

  • Membran plasma : Membarn yang menyelubungi sitoplasma. Tersusun semenjak lapisan fosfolipid dan protein. Bersifat membedabedakan permeabel dan berfungsi untuk mengatur transisi zat antara bui dengan lingkungannya
  • Sitoplasma : Cairan hotel prodeo. Mengandung ribosom, DNA, dan granula penyimpanan
  • Ribosom : Organel yang berukuran sangat kecil dan merupakan gelanggang terjadinya sintesis protein yang dibantu maka dari itu RNA
  • DNA : Materi pembawa informasi genetik
  • Granula penyimpanan : Berfungsi untuk menggudangkan cadangan tembolok
  • Kapsul atau lapisan lendir : lapisan diluar dinding sel. Tebal=kapsul / tipis=lapisan lendir. Berfungsi membantu sel mikroba melekat lega satu meres/dengan sel bakteri lainnya, baluwarti basil dari kerangkeng-interniran fagosit, dan melindungi kamp bakteri saat mengalami kekeringan
  • Flagelum : Bulu cambuk

Bulu cambuk pada bakteri berdar letaknya dan jumlahnya menghampari

  1. Satu : Monotrik
  2. Banyak flagelum di suatu sisi : Lofotrik
  3. Banyak flagelum di dua sisi : Amfitrik
  4. Tersebar di seluruh permukaan : Peritrik

Endospora : Rangka istirahat (laten) berpunca sejumlah jenis patogen gram positif

Cara semangat : Berdasarkan cara memperoleh makanan

  • Basil heterotrof : Bakteri yang makanannya berupa campuran organik terbit organisme lain. sedang Autotrof dapat mewujudkan makanan sendiri


Kuman Heterotrof Terbagi menjadi :



  1. Bakteri saprofit : Bibit penyakit nan memperoleh makanan berbunga hajat organisme bukan/komoditas organisme tak. Baketri pemancar (dekomposer)
  2. Bibit penyakit sakat : Bakteri yang memperoleh rahim dari inangnya. Jika menimbulkan penyakit sreg inangnya maka akan disebut bakteri patogen


Patogen autotrof : Kuman yang mampu takhlik makanannya seorang



Berdasarkan Kebutuhan oksigen bikin merombak perut kiranya memperoleh energi :



  • Bakteri aerob : Membutuhkan oksigen lakukan memperoleh energi
  • Kuman anaerob : Enggak membutuhkan oksigen bikin memperoleh energi. Energi diperoleh dengan fermentasi.


Bakteri anaerob Dibedakan menjadi :

1. Anaerob obligat : Hanya boleh hidup juka tidak ada oksigen
2. Anaerob fakultatif : Dapat hidup jika ada oksigen maupun tidak ada oksigen

Reproduksi :

  1. Aseksual : Pembelahan biner (setiap sel membelah menjadi 2)
  2. Genital :

Reproduksi sexual menutupi

  1. Transformasi : Masuknya DNA telanjang ke kerumahtanggaan kamp mikroba dan menafsirkan rasam terungku bakteri
  2. Transduksi : Pemindahan materi genetik 1 lembaga pemasyarakatan bakteri ke sel kuman lainnya dengan perantara organisme tidak, yaitu bakteriofage
  3. Konjugasi : Pemindahan materi genetik secara langsung melampaui kontak tangsi dengan membentuk struktur seperti keretek di antara 2 tangsi bakteri nan mepet





Habitat :



Mileu lembab atau agak basah dengan temperatur 25-37 derajat Celsius

Klasifikasi eubacteria : 5 filum



1. Proteobacteria



:

  • Bakteri ungu yang bersifat fotoautotrof/fotoheterotrof
  • Proteobacteria yang berperangai kemoautotrof/kemoheterotrof





2. Cyanobacteria



:

  • Mempunyai klorofil
  • Lain n kepunyaan peranti gerak tapi dapat melakukan pernapasan
  • Jiwa soliter/koloni. Daerah jajahan berbentuk benang, lembaran, atau bola berongga.
  • Tidak memiliki membarn inti (prokariot)
  • Mengandung pigmen klorofil, karoten, fikosianin (biru), dan fikoeritrin (merah)
  • Autotrof
  • Menghasilkan oksigen
  • Reproduksi : Aseksual : Pembelahan biner, fragmentasi, dan pembentukan akinet (spora)
  • Berbentuk lungsin

Cyanobacteria yang berbentuk benang cak semau 3 macam lokap utamanya :

  1. Heterokista : Sel berdinding tebal yang berguna untuk mengikat nitrogen,
  2. Akinet : Sel berdinding tebal yang berfungsi bikin kubu diri,
  3. Baeosit : Sel-sel melingkar boncel hasil reproduksi, berguna untuk fotosintesis.





3. Spirochetes


  • Berbentuk spiral dengan hierarki 5-250 mikron.
  • Yaitu bakteri gram destruktif. N kepunyaan suatu struktur unik yang disebut filamen aksial
  • Filamen aksial semacam rabuk di selama jasmani, di intern selubung terluang belaka di luar dinding pengasingan, berfungsi bakal mewujudkan persuasi berputar





4. Chlamydias :



  • Hidup sebagai parasit.
  • Memiliki 2 rencana sel privat siklus hidupnya, adalah :

    Awak sumber akar dan Raga inisial
  • Bodi dasar : Masuk ke intern sel inang dan berkembang menjadi badan inisial
  • Badan inisial : Tumbuh dan membelah diri, lalu takhlik badan dasar pun dan dilepaskan ke sengkeran inang yang disertai pecahnya pengasingan inang





5. Bakteri gram kasatmata



  • Beberapa kuman gram substansial membentuk endospora ketika mileu miskin akan nutrisi







Archaebacteria





  • Kelompok mikroba yang dinding selnya tidak mengandung peptidoglikan, hanya membran plasmanya mengandung lipid
  • Hidup plong lingkungan ekstrim



Berdasarkan lingkungan ekstrimnya, Archaebacteria dibagi menjadi 3 :



  1. Mikroba metanogen : Bakteri yang menghasilkan metana pecah gas hidrogen dan karbon dioksida/senderut asetat. Metana disebut pula biogas. Hidup dirawa sebagai penerang. Co :Methanobacterium



  2. Basil halofil : Bibit penyakit yang atma di lingkungan dengan suratan garam panjang. Co :Halobacterium



  3. Bakteri termoasidofil : Atma di lingkungan ekstrim yang sensual dan asam. Kondisi optimal : temperatur 60-80 derajat Celsius dengan pH 2-4. Bakteri ini terdapat sreg distrik yang mengandung bersut sulfat, misalnya di mulut gunung vulkanik. Co : Sulfolobus dan Thermoplasma



Bakteri intern hayat makhluk

Bakteri yang menguntungkan :



1. Eubacteria :



  • Pembusukan sisa-sisa makhluk hidup. Co : E. Coli



  • Pembuatan rahim dan minuman hasil fermentasi. Co : Acetobacter : Pembuatan senderut cuka, Lactobacillus bulgaricus : Pembuatan yogurt



  • Berlaku internal siklus nitrogen sebagai bakteri pembalut nitrogen. Co : Rhizobium leguminosarum



  • Penyubur tanah dengan Nitrifikasi : Nitrosococcus, Nitrosomonas dan Nitrobacter



  • Penyusun antibiotik : Bacillus polymixa : Polimiksin B



  • Pendalaman rekayasa genetika : Escherichia coly ( Teknik Plasmid)



  • Pembuatan zat ilmu pisah : Clostridium acetobutylicum



2. Archaebacteria :

  • Berperan internal proses pembusukan sampah dan kotoran dabat sehingga menghasilkan energi alternatif metana berupa biogas. Co : Methanobacterium



Bakteri yang mudarat

Eubacteria :

  • Pembusukan kas dapur. Co : Clostridium botulinum
  • Penyebab penyakit plong insan. Co : Mycobacterium tuberculosis (TBC), Vibrio chloerae(kolera/muntaber), Clostridium tetani (tetanus)
  • Penyebab ki aib puas fauna. Co : Bacillus anthracis (antraks pada sapi)
  • Penyebab ki kesulitan pada tanaman budidaya. Co : Pseudomonas solanacearum

Archaebacteria :

  • Penyebab kehancuran rahim yang diawetkan dengan garam



Penanggulangan terhadap bakteri :

1. Pengawetan dan penggarapan makanan

  1. Pemanisan
  2. Pengeringan
  3. Pengasapan
  4. Pengasinan
  5. Pendinginan
  6. Pasteurisasi : Pemanasan dengan suhu 63-72 derajat Celsius sepanjang 15-30 menit. Dilakukan lega susu bikin mematikan bakteri mikroba dan mempertahankan rasa dan raksi khusus payudara
  7. Kastrasi : Pemanasan dengan menggunakan udara panas/embun panas bertekanan tinggi. Menggunakan oven dengan temperatur 170-180 derajat Celsius. Untuk menyucihamakan peralatan gelas. Alat : Autoklaf

Kebersihan dan kesehatan diri serta lingkungan

  1. Menjaga kebersihan lingkungan
  2. Menjaga kebersihan badan
  3. Makan kandungan segak
  4. Cukup istirahat
  5. Berbuat olah raga

3. Imunisasi

  1. Vaksin kolera : Kolera
  2. Vaksin tifus : Tifus
  3. Vaksin BCG : TBC
  4. Vaksin DPT : Difteri, tetanus, batuk
  1. Sel eukariotik
  2. Uniseluler/multiseluler
  3. Tidak memiliki jaringan nan sebenarnya

Protista yang menyerupai serat :

1. Merupakan serat benalu dan predator nan menghasilkan spora.

  • Jamur pasilan yaitu pupuk air pengurai uniseluler yang hidup di perairan.
  • Cendawan pemakan/fagosit merupkan jamur lendir yang hidup menyerupai amoeba



2. Kesamaan dengan jamur adalah :



  • Punya struktur nan menghasilkan spora



  • Heterotrof



  • Parasit/penjelas



3. Pupuk air (Oomycota) :



  • Kehidupan bebas dan mendapatkan nutrisi berpokok sisa tumbuhan di tebat, danau, dan persebaran air



  • Kehidupan di kerumahtanggaan jaringan yang sepi puas pokok kayu



  • Parasit pada organisme akuatik



  • Patogen pada pokok kayu



  • Reproduksi seksual : Penyatuan gamet kesatria dan betina



  • Contohnya : Saprolegnia (parasit pada hewan air), Plasmopora viticula (pada buah anggur), Phytophthora infestans (pada kentang dan tomat)



4. Serabut lendir (Myxomycota) :

  • Menghasilkan lokap-terungku nan spirit bebas pada sebagian siklus hidupnya disebut amoeboid
  • Predator fagosit karena menelan kuman, hama, spora, dan bervariasi onderdil organik
  • Transendental : Dictyostelium discoideum



PROTISTA HEWAN – PROTOZOA


Protista yang menyerupai sato :



  1. Dikenal dengan istilah Protozoa



  2. Uniseluler dan heterotrofik



  3. Eukariotik



  4. Berdosis mikroskopis, 10-200 mikron



  5. Reproduksi aseksual : Pembelahan biner



  6. Reproduksi genital : Konjugasi



  7. Inti makronukleus : Mengatur metabolisme



  8. Inti mikronukleus : Konjugasi



  9. Vakuola makanan : Cerna



  10. Vakuola kontraktil : Osmoregulator



  11. Jikalau mileu kering, akan membuat krista



  12. Contoh gerombolan Protozoa





PROTOZOA



Klasifikasi Protozoa berdasarkan alat geraknya :

  1. Rhizopoda
  2. Ciliata
  3. Flagelata
  4. Sporozoa





Rhizopoda :





1. Perangkat gerak : Pseodopoda (suku semu)



2. Enggak n kepunyaan bentuk ki ajek

3. Sitoplasmanya terdiri dari Ektoplasma dan Endoplasma

4. Ektoamoeba (bebas) :



  • Foraminifera : Tanah globigerina (indikator minyak)



  • Amoeba



  • Radiolaria : Tanah radiolaria (bahan penggosok)



  • Arcella



  • Diflugia



3. Entamoeba (parasit) :

  • Entamuba ginggivalis : Gusi
  • Entamuba hystolitica /Entamuba dysentriae : Disentri
  • Entamuba coly : Di kolon : muntaber







Flagellata :



1. Alat gerak : Flagellum (surai cambuk)

2. Sukma Bebas :



  1. Euglena : Euglenophyta



  2. Volvox



  3. Noctiluca Miliaris : Kunang laut



3. Semangat Pasilan :

Di talenta orang :

  1. Leismania donovani : Kalazar
  2. Tryponosoma cruzi : Anemia
  3. Tryponosoma gambiue : Tidur

Di usus insan :

  1. Giordia lamblia : Bocor

Di alat kelamin :

  1. Trichomonas vaginalis

Di darah ternak :

  1. Trypanosoma evansi : Surrah
  2. Trypanosoma brucei
  3. Trypanosoma





Cilliata :



1. Radas gerak : Silia (rambut getaran)

  1. Balantidium coli
  2. Vorticella : Rang genta
  3. Stentor : Bentuk terompet
  4. Paramecium
  5. Suctoria
  6. Didinum
  7. Stylonichia



Sporozoa :

1. Enggak memiliki alat gerak

2. Toxoplasma gondii : Tokso puas janin

3. Plasmodium :

  1. Falcivarum : Tropika (1 x 24 jam)
  2. Vivax : Tertiana (2 x 24 jam)
  3. Malariae dan ovale : Guartana (3 x 24 jam)

4. Reproduksi vegetatif : Pembelahan biner

5. Reproduksi generatif : Pembentukan sel kelamin dilanjutkan dengan penyatuan spermatozoid & betina

Peran protozoa privat roh cucu adam :

Menguntungkan :

  1. Foraminifera, paket, atau kerangkanya merupakan petunjuk dalam pencarian sumber daya minyak, gas alam dan mineral
  2. Radiolaria, kerangkanya sekiranya tercatak di sumber akar laut menjadi tanah radiolaria

Merugikan :

  1. Entamoeba histolytica : Berak air
  2. Trypanosoma brucei : Penyakit tidur di Afrika
  3. Leishmania : Penyakit kala-azar
  4. Trichomonas vaginalis : Sakat, pada perkakas kelamin wanita dan serokan kelamin laki-laki
  5. Toxoplasma gondii : Toksoplasmosis
  6. Plasmodium : Penyakit malaria





PROTISTA TUMBUHAN – ALGAE



Protista yang menyerupai tumbuhan :

  1. Jeruji uniseluler ada yang nasib soliter dan cak semau yang hidup berkoloni
  2. Ganggang multiseluler ada nan berbentuk rayon/lembaran
  3. Struktur yang tidak dapat dibedakan antara akar, batang, dan daun disebut talus
  4. Eukariotik, memiliki kloroplas (organel yang mengandung zat warna (pigmen) yang digunakan buat berfotosintesis
  5. Pigmen kerumahtanggaan kloroplas berfungsi menyerap energi pendar rawi yang berguna bakal proses fotosintesis. Pigmen penting pernapasan yaitu klorofil
  6. Pigmen tambahan : karoten dan fikobilin
  7. Pirenoid berfungsi perumpamaan ajang penyimpanan cadangan kandungan sreg sema spesies ganggang
  8. Organisme autotrof, bertindak sebagai produsen
  9. Beberapa jenis ganggang yang berbentuk talus, reproduksi : Metagenensis (pergiliran keturunan). Metagenesis terjadi antara generasi perakit spora (sporofit/vegetatif) dan generasi penghasil gamet (gametofit/generatif)





REPRODUKSI





Cara reproduksi pada ganggang :



  1. Isogami : Pengikatan 2 gamet yang berlainan jenis namun memiliki bentuk dan ukuran sama



  2. Anisogami : Penyatuan 2 gamet nan berbeda macam, memiliki bentuk sekufu sahaja ukuran berbeda



  3. Oogami : Penyatuan 2 sel kelamin yang berlainan buram dan ukuran





Reproduksi aseksual :



  • Pembelahan biner (ganggang uniseluler)
  • Fragmentasi (ganggan multiseluler berbentuk filamen dan talus)
  • Pembentukan spora (celah uniseluler ataupun ganggang multiseluler)



Reproduksi genital : Penggabungan 2 gamet yang berbeda jenis

Klasifikasi celah :

  1. Euglenophyta


  2. Chrysophyta







EUGLENOPHYTA





  • Memiliki pigmen bangkang (fikobilin)







  • Mendeteksi dan mengalir merentang cahaya







  • Uniseluler, bukan punya dinding penjara







  • Reproduksi aseksual : Pembelahan biner







  • Hipotetis : Euglena









Chrysophyta



: Terali Keemasan

  • Pigmen dominan : Santofil (keemasan)
  • Uniseluler soliter (co : Ochromonas)
  • Multiseluler (co : Vaucheria)
  • Dinding bui mengandung hemiselulosa, silika, dan pektin
  • Reproduksi aseksual : Pembelahan biner & pembentukan spora
  • Reproduksi seksual : Penyatuan 2 variasi gamet
  • Contohnya : Navicula,Synura, dan Mischococcus





Pyrrophyta/Dinoflagellata



: Jari-jari api

  • Kaya berpendar
  • Menyebabkan timbulnya red tide nan menghasilkan toksin (racun) yang dapat gorok ikan & hewan laut disekitarnya. Lega orang bisa menimbulkan kerusakan otak pada manusia yang memakan tembolok laut nan tercemar toksin tersebut
  • Pigmen : Klorofil a dan c, santofil, dinosantin, dan fikobilin
  • Hanya arwah di laut dan dikenal laksana penggubah utama fitoplankton laut
  • Reproduksi aseksual : Pembelahan biner
  • Contoh : Gymnodinium breve, Gambierdiscus toxicus, Gonyaulax, Noctiluca scintillans



Chlorophyta :
Ganggan Hijau

  • Pigmen dominan : Klorofil a dan b
  • Multiseluler, uniseluler
  • Hidup di air tawar
  • Contohnya : Ulva, Chlorella, Chlorococcum, Chlamydomonas, Volvox, Gonium dll
  • Reproduksi aseksual : Membelah diri, pembentukan spora, dan fragmentasi





Phaeophyta :



Ganggang Blonda / Ganggang Coklat

  • Pigmen dominan : Fukosantin
  • Cadangan tembolok disimpan kerumahtanggaan laminarin
  • Reproduksi aseksual : Fragmentasi
  • Reproduksi seksual : Isogami, anisogami, dan oogami
  • Contohnya : Sargassum, Laminaria, Turbinaria, fucus vesiculosus, Macrocystis, Nereocystis, dan Hormosira





Rhodophyta:



Ganggang Sirah

  • Pigmen dominan : Fikoeritrin
  • Cadangan makanan : Tepung florid
  • Reproduksi aseksual : Spora
  • Reproduksi genital : Oogami
  • Contoh : Euchema spinosum, Gelidium robustum, Chondrus crispus, Gigartina mammilosa, Gracillaria verrucosa dll



Faedah gangang bagi manusia :


  1. Chlorella, Suplemen bernutrisi tataran sebagai Protein Cell Spesial
  2. Ulva, Caulerpa, dan Enteromorpha, Sumur perut berupa sayur
  3. Ganggang merah, penggubah gelatin buat pembuatan agar-agar
  4. Ruji-ruji keemasan, bahan peledak, bahan penggabus
  5. Ganggan coklat, Pupuk persawahan
  6. Laminaria digitalis, Perakit yodium untuk obat penyakit gondok
  7. Macrocystis dan Laminaria, Pereka cipta asam alginat





FUNGI (Baja)



Ciri-ciri pupuk :

  • Eukariotik nan punya dinding sel
  • Tidak memiliki zat hijau
  • Makanannya berupa bulan-bulanan organik yang diperoleh dari lingkungannya, baik dari mahkluk hidup lain atau dari residu mahkluk hidup
  • Dinding sel tersusun pecah kitin
  • Beberapa n kepunyaan zat corak, seperti mana Amanita muscaria
  • Serabut multiseluler memiliki kamp-sengkeran mundur berupa sutra-benang (hifa)
  • Hifa pada jenis jamur tertentu mempunyai tongkat panjang antar-sel nan disebut septum
  • Hifa tanpa sortang : Hifa senositik
  • Hifa baja bercabang-cabang dan berjalin takhlik miselium
  • Miselium vegetatif : Menyerap makanan
  • Miselium generatif : Alat reproduksi, menghasilkan spora
  • Melakukan pencernaan secara ekstraseluler maupun di luar tubuh jamur
  • Bersifat heterotrof

Berdasarkan cara memperoleh makanannya :

  1. Saprofit : Memperoleh zat organik dari endap-endap-sempuras organisme sunyi dan bahan tak hidup. Perumpamaan pencahaya (dekomposer) utama
  2. Pasilan : Memperoleh zat organik berusul organisme vitalitas enggak. Merugikan organisme inangnya karena dapat menyebabkan keburukan
  3. Simbiosis mutualisme : Hidup saling menguntungkan dengan organisme lain. Contohnya : Jamur bersimbiosis dengan kisi hijau biru membentuk lumut kerak dan jamur yang bersimbiosis dengan akar pohon tingkat tinggi menciptakan menjadikan mikoriza

Habitatnya :

  1. Kancah basah/lembab di daratan
  2. Organisme/sisa-sisa organisme di laut/air sia-sia
  3. Lingkungan asam
  4. Konsentrasi gula tinggi

Reproduksi aseksual :

  1. Pembentukan kuncup/tunas puas rabuk uniseluler
  2. Penutupan sutra hifa (fragmentasi miselium) sreg baja uniseluler
  3. Pembentukan spora aseksual (spora vegetatif) pada jamur multiseluler.

Spora aseksual berupa :

  1. Sporangiospora : Dihasilkan berpangkal pembelahan mitosis pengasingan n domestik kotak spora (sporangium) yang terdapat pada ujung sporangiofor (struktur yang mendudukung sporangiofor)
  2. Konidiospora : Dihasilkan berbunga pembelahan mitosis tangsi sreg ujung konidiofor (penudukung konidia) dimiliki oleh kelompok serat Deuteromycotina

Reproduksi seksual : Pembentukan spora genital yang dihasilkan secara singami (penyatuan lokap/hifa yang farik jenis) terbentuk :

  1. Zygospora – Zygomycotia
  2. Ascospora – Ascomycotina
  3. Basidiospora – Basidiomycotina

Maka spora generatifnya bisa digunakan untuk dasar Klasifikasi Pupuk ini



Klasifikasi berdasarkan cara reproduksi seksualnya :





Zigomycota :











1. Hifa tidak bersekat

2. Hifa berdiferensiasi membentuk sporangium

3. Alat reproduksi seksual : Zigosporangium yang berdinding tebal dan bewarna kehitaman

4. Tak memiliki bodi buah

5. Habitatnya :



  • Merupakan serabut terestrial (daratan)



  • Saprofit pada lambung/pada residu tumbuhan dan hewan



  • Parasit pada manusia dan pohon



  • Bersimbiosis saling menguntungkan dengan organisme enggak



6. Reproduksi aseksualnya :

  • Fragmentasi miselium ataupun pembentukan spora aseksual (spora vegetatif) nan dihasilkan oleh sporangium



Peranan Zygomycotina dengan Contohnya :



  1. Rhizopus oryzae : Pembuatan tempe



  2. Mucor javanicus : Pembuatan tape



  3. Rhizopus stolonifer, Rhizopus nigricans, Mucor mucedo, Pilobolus : Pengurai saproba sempuras organisme/bahan yang terbuat dari produk organism



Ascomycota :

§ Sebagian besar multiseluler, uniseluler (Saccaromyces cerevisiae)

§ Yang multiseluler hifanya bersekat

§ Alat reproduksi aseksualnya : Hifa nan berdiferensiasi membentuk konidiofor

§ Alat reproduksi seksualnya : Askus

§ Raga buah pada Ascomycota : Askokarp

§ Peranannya :

§ Saccharomyces cerevisiae : Pembuatan roti dan minuman beralkohol (memungkiri gula menjadi alkohol (etanol) dan karbon dioksida)

§ Saccharomyces ellipsoideus : Pembuatan wine berasal biji pelir anggur

§ Saccharomyces tuac : Pembuatan tuak mulai sejak air enau

§ Neurospora crassa : Oncom

§ Morchella esculenta dan Sarcoscypha coccinea : Tubuh buahnya dapat dimakan

§ Penicillium notatum dan Penicillium chrysogenum : Antibiotik

§ Penicillium camembertz dan Penicillium roqueforti : Keju

c) Basidiomycota :

§ Pupuk multiseluler hifanya bersekat

§ Tubuh buah pada Basidiomycota : Basidiokarp

§ Alat reproduksi seksualnya : Basidiospora

§ Reproduksi aseksualnya : Membentuk spora konidia

§ Peranannya :

– Jamur telinga (Auricularia polytricha), jamur merang (Volvariella volvacea), dan baja shitake (Lentinula edodes) : Dapat dimakan tubuh buahnya

– Jamur kusen (Ganoderma) : Peminta/perut suplemen

Yang merugikan :

– Serat karat (Puccinia graminis) : Parasit puas daun tanaman pertanaman

– Punnicinia arachidis : Parasit plong tanaman kedelai

– Ustilago maydis : Parasit pada milu

– Amanita ocreata dan Amanita phalloides : Berbisa dan mematikan bila dimakan

– Amanita muscaria : Menyebabkan halusinasi bila dimakan

d) Deuteromycetes :

§ Tidak kelompok jamur sesungguhnya dalam klasifikasi jamur

§ Setiap jenis rabuk sudah diidentifikasi tetapi belum diketahui reproduksi seksualnya dikelompokkan dalam deuteromycetes (kawul lain paradigma)

§ Kalau cara reproduksi satu macam serat Deuteromycetes diketahui, cendawan tersebut akan dikelompokkan ulang menjadi anggota salah suatu divisi jamur Zygomycota, Ascomycota, atau Basidiomycota

Kulat kerak :

1. Bagan semangat tukar menguntungkan antara baja dan organisme fotosintetik

2. serabut internal lumut kerak rata-rata yakni Ascomycota dan Basidiomycota, sementara itu organisme fotosintetiknya yaitu Cyanobacteria/ganggan hijau uniseluler

3. Jamur memperoleh hasil fotosintesis berusul Cyanobacteria

4. Jamur bertugas menjaga ketersediaan air bagi Cyanobacteria

5. Cyanobacteria memperoleh nutrien untuk fotosintesis yang diserap oleh jamur dari lingkungan

6. Reproduksi aseksual : Fragmentasi badan vegetatif (talus) maupun dengan soredia

7. Reproduksi seksualnya : Jika yang bersimbiosis adalah Ascomycota dan Basidiomycota nan menghasilkan askospora dan basidiospora

Mikoriza :

1. Simbiosis mutualisme antara serabut dan akar tumbuhan tingkat panjang

2. Jamur memperoleh senyawa organik

3. Tumbuhan memperoleh air dan mineral (terutama fosfor) yang diserap maka dari itu jamur dari dalam tanah, jamur juga meluangkan hormon pertumbuhan tertentu nan mencagar akar tumbuhan terhadap infeksi mikroorganisme





INI Bisa DIGUNAKAN REFRENSI BACAAN Ketika SULIT MENJAWAB OK



Dalam Siklus Hidup Plasmodium Reproduksi Seksualnya Berlangsung Dalam

Sumber: https://pedidikanindonesia.com/cabang-biologi-yang-penting-peranannya-dalam-penemuan-bibit-unggul-adalah/

Check Also

Apa Yang Dimaksud Dengan Gas Inert

Alumnice.co – Apa Yang Dimaksud Dengan Gas Inert Dalam bidang pelayaran, ada banyak jenis kapal …