Ciri Ciri Kura Kura Mau Mati

Alumnice.co – Ciri Ciri Kura Kura Mau Mati

KOMPAS.com-
Meskipun banyak masyarakat yang memilihara kura-kura di rumahnya, tetapi sebelum mencoba untuk memeliharanya, Anda harus tahu terlebih dahulu bahwa ada jenis kura-kura yang dilindungi di Indonesia.

Kura-kura adalah jenis reptil yang unik dengan ciri khas tempurung atau cangkang yang melekat di punggungnya. Kura-kura pun termasuk ke dalam reptil dari ordo Testudines yang memiliki tubuh terbungkus dalam cangkang bertulang.

Bagian luar tubuh kura-kura cukup sederhana untuk dipahami yakni badan, kepala, kaki, dan ekor yang muncul dari tempurung.

Kura-kura juga termasuk salah satu hewan reptil yang dapat berusia panjang, bahkan hingga ratusan tahun.

Jenis kura-kura yang dilindungi di Indonesia

Berikut beberapa jenis kura-kura yang termasuk kelompok hewan dilindungi di Indonesia, dan tidak seharusnya dipelihara di rumah karena akan mengancam populasinya di alam.

1. Kura-kura Ambon (Cuora amboinensis)

Dilansir dari International Animal Rescue, kura-kura ambon menjadi salah satu jenis kura-kura yang tergolong sebagai jenis hewan dilindungi di Indonesia.

Baca juga: Kura-kura Mampu Perlambat Proses Penuaan, Ahli Mulai Memahami Alasannya

Kura-kura Ambon juga dikenal dengan banyak nama lain seperti Kura-kura Batok, Kura-kura Dada, Kura-kura katup, Kura-kura Kotak dan lain-lain. Kura-kura Ambon ini tergabung dalam famili geomydidae, dan memiliki empat anak spesies yakni C. a. amboninensis, C. a. cuoro, C. a. kamaroma, dan C.a. lineata.

Meskipun kura-kura ini belum dilindungi secara hukum di Indonesia, tetapi status konservasi Kura-kura Ambon ini adalah Terancam Berbahaya (endangered/EN) pada Unit Internasional untuk Konservasi Alam (The International Union for Conservation of Nature/IUCN) red list.

Kendati namanya disebut Kura-kura Ambon, tetapi sebarannya reptil yang satu ini ada di Sulawesi, Maluku, Sumatera, Natuna, Jawa, Kalimantan, Bali, Sumbawa dan Timor.

Kura-kura yang satu ini banyak ditemukan di wilayah rawa, sawah, serta sungai berarus lambat dan sedang, dan tergolong omnivora yang lebih didominasi memakan nabati atau tumbuh-tumbuhan.

Baca :   Langkah Mengentri Transaksi Penjualan Counter Atau Tunai

2. Kura-kura Matahari (Heosemys spinosa)

Kura-kura berikutnya yang dilindungi karena juga tergolong satwa terancam (endangered) oleh IUCN, dan populasinya terus mengalami penurunan akibat perdagangan dan perburuan liar adalah Kura-kura Matahari.

Seperti namanya yang cantik, Kura-Kura Matahari ini memiliki bentuk tubuh yang menarik banyak orang untuk memliharanya, yang akhirnya memicu perburuan dan perdangan tersebut, sehingga kelestarian satwa ini di alam habitatnya semakin terancam.

Baca juga: Bayi Kura-kura Albino Lahir di Swiss, Ini Penampakannya


ANTARA FOTO/ADIWINATA SOLIHIN
Petugas Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Utara, Seksi WIlayah II Gorontalo membawa kura-kura sitaan di Limboto, Kabupaten Gorontalo, Gorontalo, Selasa (31/5/2022). BKSDA bersama Polres Boalemo menyita 56 ekor satwa yang dilindungi terdiri dari orangutan, biawak, owa, siamang, dan berbagai jenis kura-kura yang dibawa warga menggunakan mobil saat melintas di wilayah Kabupaten Boalemo, Gorontalo.

Kura-kura ini juga dijuluki sebagai spiny turtle karena tepian tempurungnya yang berbentuk duri (spine).

Untuk di Indonesia sendiri, Kura-kura Matahari diketahui tersebar di Kalimantan, Sumatera, Riau, Bangka Belitung, Natuna, dan Nias.

3. Kura-kura Leher Ular Pulau Rote (Chelodina mccordi)

Kura-kura Leher Ular merupakan angoota dari keluarga Cheloniidae dan dibedakan lagi menjadi dua sub spesies yakni C. m. mccordi, dan C. m. timorensis. Sesuai namanya, Kura-kura Leher Ular Rote ini berasal dari Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur, Indonesia.

Namun, saat ini diketahui bahwa satwa yang satu ini sudah sangat susah dijumpai bahkan di daerah asalnya itu dan diperkiran hampir punah karena maraknya perburuan dan perdagangan ilegal yang tidak bertanggungjawab.

Kura-kura Leher Ular ini memiliki status Terancam Kritis (Critically Endangered/CR) IUCN dan tergolong pada apendiks II dalam CITES. CITES adalah perjanjian internasional yang disusun berdasakan resolusi sidang anggota Uni Internasional untuk Konservasi Alam tahun 1963.

Baca :   Kodon Pada Rantai Rnad Berdasarkan Rantai Dna Di Atas Adalah

Di Indonesia sendiri, Kura-kura Leher Ular Pulau Rote ini telah dilindungi secara hukum dalam peraturan MENLHK (Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan) no. 106 tahun 2018.

Baca juga: Berusia 190 Tahun, Jonathan Pecahkan Rekor Jadi Kura-kura Tertua di Dunia

4. Kura-kura Moncong Babi (Carettochelys insculpta)

Sesuai namanya, Kura-kura Moncong Babi memang memiliki moncong yang mirip dengan babi.

Selain itu, kura-kura ini juga dijuluki sebagai fly river turtle, karena morfologinya, di mana ia memiliki empat tangan yang bentuknya seperti sayap atau sirip renang layaknya pada penyu laut.

Dengan empat tangan yang seperti sirip atau sayap itu, ketika berenang ia pun terlihat seolah-olah sedang terbang. Morfologinya ini membuat kura-kura moncong babi ini mudah beraktivitas sehari-hari yang sebagian besar dilakukannya di air.

Satwa dalam famili Carettochelyidae ini dikategorikan sebagai satwa Terancam Berbahaya (endangered) oleh IUCN.

Selain itu, satwa ini juga telah tercatat sebagai satwa yang dilindungi di bawah Peraturan Menteri LHK no. 106 tahun 2018 tentang jenis tumbuhan dan satwa yang dilindungi.

Kura-kura moncong babi ini adalah satwa endemik Papua yang sebarannya adalah sungai-sunga di Irian Jaya, yaitu di daerah Danau Jamur hingga Merauke.

Baca juga: Apa Isi Tempurung Kura-kura?

Ilustrasi kura-kura.
SHUTTERSTOCK / Lucas Garcia
Ilustrasi kura-kura.

5. Kura-kura Fosteni (Indotestudo forstenii)

Kura-kura Forsteni termasuk famili tertunidae. Satwa yang satu ini biasa disebut sebagai baning Sulawesi dan merupakan endemik asal Sulawesi.

Pada masyarakat etnis Kalili Sulawesi, kura-kura forsteni ini memiliki nama lain, yaitu bantiluku.

Kura-kura ini termasuk dalam kategori terancam dengan level kritis (Critically Endangered) pada IUCN dan appendiks II pada CITES.

Meskipun di Indonesia sendiri kura-kura ini belum dilindungi secara hukum, tetapi populasinya sangat terancam.

Baca :   Mencintai Produk Dalam Negeri Termasuk Sila Ke

6. Kura-kura Hutan Sulawesi (Leucocephalon yuwonoi)

Kura-kura berikutnya yang juga berasal atau endemik dari Sulawesi dan harus dilindungi adalah Kura-kura Hutan Sulawesi.

Kura-kura dari keluarga geoemydidae ini memiliki status konservasi terancam level kritis (CR) pada IUCN dan diketagorikan pada appedniks II pada CITES.

Baca juga: Kura-Kura Berkembang Biak dengan Cara Ovipar, Begini Penjelasannya

Populasinya diketahui semakin menurun karena tingkat kerusakan alam dan habitatnya yang juga semakin tinggi. Rendahnya populasi kura-kura hutan sulawesi di alam juga disebabkan oleh daur dan tingkat reproduksinya yang rendah.

Kura-kura hutan sulawesi ini biasa dijuluki sebagai kura-kura betet karena bentuk moncongnya yang mirip dengan paruh burung betet.

Kura-kura ini merupakan hewan diurnal yang beraktivitas di daratan dan hanya menggunakan habitat perairan untuk aktivitas istirahat dan kawin.

7. Tuntong Laut (Batagur borneoensis)

Jenis kura-kura berikutnya yang juga termasuk dilindungi adalah Tuntong Laut. Dalam kategori IUCN, tuntong laut memiliki status konservasi terancam level kritis (CR).

Di Indonesia sendiri secara hukum, tuntong laut masuk dalam daftar satwa yang dilindungi dalam peremen LHK no. 106 tahun 2018.

Tuntong laut disebut juga sebagai beluku. Ia tersebar di Kalimantan dan Sumatera. Biasanya tuntong laut hidup pada muara dan bagian sungai yang dekat dengan laut, serta masih terpengaruh oleh pasang surut. Namun, mereka juga masih bisa mendiami daerah rawa-rawa dan sungai kecil.


Baca juga: Pertama Kali, Kura-kura Tertangkap Kamera Memangsa Burung

Dapatkan update
berita pilihan
dan
breaking news
setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram “Kompas.com News Update”, caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Ciri Ciri Kura Kura Mau Mati

Sumber: https://www.kompas.com/sains/read/2022/08/15/190300023/7-jenis-kura-kura-yang-dilindungi-di-indonesia?page=all

Check Also

Cara Membuat Alat Pembengkok Besi Manual

Alumnice.co – Cara Membuat Alat Pembengkok Besi Manual Besi beton telah menjadi bagian yang hampir …