Cara Mengawetkan Bunga Untuk Bertahun Tahun

Teknik Mengawetkan Anakan agar Resistan Lama

Pengawetan bunga telah ada sejak dulu, di Timur Paruh, tulang-kulit kerbau makhluk purba ditemukan bersama dengan bunga-anak uang gelap yang mungkin digunakan sebagai penghargaan kepada orang yang mutakadim meninggal. Mereka sengaja memperalat bunga tertentu nan ditunjukkan oleh serbuk bunga yang ditemukan. Bunga berwarna cuaca juga ditemukan di makam-makam Mesir yang diperkirakan berumur 4.000 tahun. Bunga pada dasarnya mulai digunakan lakukan keperluan dekoratif seperti perhiasan, kipas dan sarung tangan.

Sehabis zaman Victoria tumbuh minat bagi berkomunikasi lebih dengan memperalat bunga. Bahasa anakan semakin dikenal di masyarakat detik itu, ketika memberi dan menerima anak uang yang membawa makna tertentu memberi kebahagiaan yang jauh lebih besar.

Pengeringan

Salah satu metode awal di jaman dahulu buat mengawetkan anak uang adalah dengan mengeringkannya. Banyak pokok kayu dapat mempertahankan rancangan dan warnanya detik dikeringkan secara alami. Penggunaan gliserin, membuat tanaman yang diawetkan menjadi lentur dan resistan lama. Bagi menggunakan metode ini, bulan-bulanan tanaman harus dikumpulkan kerumahtanggaan situasi sepenuhnya terhidrasi. Air dan gliserin kemudian dicampur dengan nisbah 2: 1. Air harus dalam keadaan hangat buat pencampuran nan lebih baik dan penyerapan nan lebih cepat.

Metode Pressing adalah cara nan sangat mudah cak bagi mengawetkan bunga lamun reliefnya hilang dan bunganya menjadi rata. Kertas surat kabar atau muslihat telepon tua renta, paling baik digunakan cak bagi metode ini. Anak uang tersebar merata sehingga tidak bertindihan di antara beberapa lembar jurnal. Waktu yang diperlukan buat pengeringan, terampai pada ukuran bunga atau jaringan didalamnya nan berkisar antara dua setakat empat ahad.

Metode Pengawetan Bunga Modern

Menggantung bunga di negeri berventilasi

Ada beberapa metode pengeringan yang digunakan lakukan berbagai macam bunga. Mandu termudah dan paling efektif bagi mengeringkan bunga yaitu mengikatnya menjadi bundel kecil dengan lembar, tali rafia atau tali tap, dan menggantungnya menjengkolet, jauh dari terang matahari langsung di gelanggang yang pesam dan berventilasi baik. Daun dibuang secepatnya kali setelah bunga dipetik kerjakan mempertahankan kelembaban dan ki memperlalaikan proses pengeringan. Papan maupun dawai untuk menggantung sedikitnya harus bererak enam dim berpokok langit-langit agar gegana mudah bersirkulasi dan mencegah jamur dan peragian.

Baca :   Li Kuan Yu Bunga

Menggantung bunga di area berventilasi

Periode pengeringan dapat berkisar berpangkal satu ahad hingga beberapa minggu tergantung pada jenis bahan, pron bila dan di mana ia dipanen dan kelembaban tempat pengeringan. Kekurangan metode ini ialah batang bunga yang digantung cenderung lurus sehingga kelihatan enggak wajar dan bunganya menjadi sangat rangup.

Pengeringan menggunakan ruang pengering

Bunga seperti marigold dan krisanakan mengering dengan baik di ruang konveksi yang menggunakan pertolongan kipas. Rubrik yang tidak berventilasi baik bukan bagus karena terlalu banyak menghasilkan embun. Bahan tersebut harus dikeringkan pada suhu rendah (30-35˚Celsius), sejauh berjam-jam. Anak uang-rente ditempatkan melintasi lubang di rak kawat yang menyisakan ira bakal batang mengampai di dasar. Tahun yang dibutuhkan tergantung sreg kerapatan bunga.

Pengeringan dengan silika gel

Metode lain ialah dengan menggunakan silika gel. Biayanya bertambah lautan daripada menunggangi kombinasi boraks-batu halus ataupun boraks-maizena, tetapi silika gel dapat digunakan berulang mana tahu selama bertahun-tahun. Silica gel mengeringkan bunga dengan cepat, sehingga dapat digunakan cak bagi mengeringkan kian banyak bunga. Gel silika tersedia dengan bilang logo dagang, berwarna putih, tetapi bilang variasi mengandung batu belanda sensasional nan berperan seumpama penunjuk besaran kelembaban yang telah diserap. Ketika kristal ini berwarna biru jernih, itu tandanya bahannya kering. Detik kelembaban diserap bersumber rente, intan buatan secara bertahap berubah menjadi merah jambu. Sreg detik itu, saatnya lakukan mengeringkan ulang kristal sebelum menggunakannya kembali.

Bunga nan dikeringkan dalam silika gel harus ditempatkan dalam wadah kedap gegana. Sekiranya panggung tidak tertutup bersampingan, gel silika menyerap kelembaban dari awan, dan pengeringan rente menjadi lambat atau bisa gagal kadang-kadang. Gangsa, gelanggang plastik, toples segara maupun panggung tidak dengan tutup yang menempel boleh digunakan. Takdirnya lain ada wadah dengan tutup berapit, tutuplah ganggang dengan selotip. Silica gel dulu berguna cak bagi mengeringkan tumbuhan dan bunga yang rapuh. Rente yang seia bagi dikeringkan dengan menggunakan silika gel adalah allium, anemon, cornflower, mawar, tulip, dan zinnia.

Baca :   Cara Mengatasi Lidah Yang Terkena Air Panas

Penyaring molekuler

mengawetkan bunga dengan metode Freeze dryingPilihan molekuler yakni target yang mengandung liang roma kecil dengan ukuran yang tepat dan seragam yang digunakan seumpama penyerap gas dan cairan. Untuk memastikan dehidrasi bunga-bunga alami segar, campuran pelarut organik dituangkan ke dalam lubang sampai tingkat melebihi tingkat bunga sekitar 2 cm. Molekul air secara progresif diserap ke dalam terungku-sel kecil maupun pori-pori saringan molekuler. Palagan ditutup kedap udara sepanjang sejumlah hari.

Pilihan molekuler digunakan sejak 20 tahun yang lalu lakukan pengawetan bunga jangka strata yaitu untuk mempertahankan adat dekoratifnya. Keuntungannya adalah regenerasi seleksian molekuler yang jauh lebih profesional. Bunga nan seia bagi metode ini adalah mawar, peony, camelia, marigold, anggrek, dahlia, anyelir, krisan dan variasi tak yang memiliki banyak kelopak atau struktur nan cukup kaku.

Freeze drying

Awalnya diperkenalkan pada waktu 1813 oleh
William Hyde Wollaston
ke Royal Society di London, sekadar yunior pada akhirusanah 80-an metode ini disukai karena daya tahan dari anak uang yang di keringkan. Metode ini meringkaikan rente cegak secara khusus buat mempertahankan bentuk dan warna alami mereka. Pengeringan beku dilakukan dengan proses yang disebut sublimasi yang membutuhkan mesin freeze drying partikular.

Caranya adalah dengan membekukan rente di 100K selama sekurang-kurangnya 12 jam. Sebuah pompa vakum perlahan mengganjur uap air dari rente-bunga bak uap di satu ruang, dan kemudian uap mengembun seperti es di ruang enggak. Karena proses ini, bentuk dan dandan alami anak uang dipertahankan. Teluki, violet Afrika, ros, asparagus dan
baby breath
menunjukkan retensi warna nan baik meskipun mengalami dehidrasi sejauh proses pengeringan beku. Potongan-potongan anakan nan kusam atau pudar karena dehidrasi dapat diberi warna dengan memanfaatkan spray yang digunakan lega beberapa toko rente.

Baca :   Total Buah Segar Summarecon Bekasi

Pressed

Pengawetan bunga ini berasal bermula zaman Victoria, tetapi pun mutakadim dimasukkan ke dalam teknik pengawetan modern karena teknik baru kerjakan penekanan, pencetakan vakum dan peningkatan warna. Pengawetan Rente dengan metode modern menggunakan berbagai macam penekan, tergantung sreg keberagaman bunga. Hasilnya kemudian dibingkai dalam frame cak bagi digantung di dinding. Disarankan untuk menggunakan penyegelan vakum dan penggunaan kaca khusus dengan UV Factor sebesar 97% buat memastikan warna bersiteguh lama.

Demikian sekilas pengetahuan untuk menambah wawasan kita adapun teknik pengawetan bunga yang ada momen ini. Jika anda ingin buat mengirim buket bunga ke seseorang yang beliau cintai, hubungi kami di:
0811 2131 579, 0895 4128 25106
. Anda dapat bertanya dan berkonsultasi gratis dengan kami. Staf kami siap menyajikan, merangkai dan mengirimkan pesanan karangan bunga sesuai dengan keinginan engkau.

Cara Mengawetkan Bunga Untuk Bertahun Tahun

Source: http://tokobungamurah.com/teknik-pengawetan-bunga/

Check Also

Lirik Lagu Batak Bunga Pancur

Lirik Lagu Batak Bunga Pancur. Lirik Lagu Bunga Pancur |Dung Nakkon Mataniari |Pernados Trio Juni …