Besaran Yang Mempengaruhi Kalor Untuk Menaikkan Suhu Benda Adalah

Alumnice.co – Besaran Yang Mempengaruhi Kalor Untuk Menaikkan Suhu Benda Adalah

Memahami Kalor dan Rumus-Rumusnya | Fisika Kelas 11







Yuk, kita sama-sama belajar tentang kalor! Mulai dari pengertian hingga rumus-rumus beserta contoh soalnya, dibahas lengkap di artikel ini, lho!






Teman-teman, kamu pernah bertanya-tanya nggak sih, kenapa saat kita memegang gelas berisi minuman yang panas, tangan kita jadi ikut kepanasan?



“Ya karena minumannya panas, kan? Kalau minumannya dingin mah, tangan kita nggak akan kepanasan, hehehe..”



Hmm.. ya nggak salah juga, sih :))


Tapi secara fisika, tangan kita



tuh, jadi ikut kepanasan karena adanya
kalor yang merambat
dari minuman
tersebut,
lalu merambat ke gelas,
hingga akhirnya sampai ke tangan kita. Jadilah tangan kita ikut kepanasan. Terus, kita jadi kaget, terus secara nggak sadar, kita lepas tangan kita dari gelas, terus gelasnya jatuh dan pecah.


Abis gitu kamu diteriakin mama,



“Gelas mama kamu pecahin lagiiiii?????”


Terus kamu panik dan buru-buru minta ampun sama mama,



“Ampun, maaaaaa….”



Ckckck, udah
stop
dramanya. Mendingan sekarang kita belajar aja yuk, tentang kalor! Eh, tapi beresin dulu tuh, minuman dan gelas kamu yang berantakan di lantai, jangan sampai kamu diteriakin mama lagi!

Apa Itu Kalor?


Kalor adalah

energi panas yang berpindah

dari benda yang bersuhu lebih tinggi ke benda yang bersuhu lebih rendah. Dalam satuan internasional,
kalor dinyatakan dengan

J (joule)
. Satuan lainnya dinyatakan dengan
kal (kalori).

Baca juga: Gerak Jatuh Bebas dan Fenomena Apel Jatuh Newton



1 kalori
itu didefinisikan sebagai
banyaknya kalor
yang diperlukan
untuk memanaskan
sebanyak
1 kg
air dengan suhu
1



C.



1 kalori = 4.2 joule
,
sedangkan
1 joule = 0.24 kalori
.

Baca :   Larutan Yang Bersifat Asam Ditunjukkan Oleh Angka

Kalor Jenis dan Kapasitas Kalor

Nah, ketika belajar tentang kalor, kamu juga akan mempelajari yang namanya
kalor jenis

dan
kapasitas kalor
.

Kalor jenis adalah
banyaknya kalor yang diserap atau diperlukan
oleh 1 kg zat untuk menaikkan suhu sebesar 1



C, atau bisa
juga diartikan sebagai
kemampuan suatu benda untuk melepas atau menerima kalor.
Masing-masing benda mempunyai kalor jenis yang

berbeda-beda

.


Sedangkan kapasitas kalor adalah
jumlah kalor yang diserap
oleh benda bermassa tertentu untuk menaikkan suhu sebesar 1


C.

Untuk menentukan kalor jenis suatu zat, kita bisa menggunakan alat yang bernama
kalorimeter. Kurang lebih penampakannya seperti gambar di bawah ini,
guys!


pengertian kalorimeter

Sudah paham dengan kalor, kalor jenis, dan kapasitas kalor? Sekarang, kita belajar rumus-rumus kalor, yuk!

Rumus-Rumus Kalor

1. Rumus Perpindahan Kalor

Ketika menghitung besar kalor, yang kita hitung itu adalah
besar



perpindahan kalornya
ya,
guys.
Karena seperti yang sudah dijelaskan di awal, kalor itu adalah energi panas yang berpindah dari benda yang bersuhu lebih tinggi ke benda yang bersuhu lebih rendah. Nah, besar perpindahan kalor bisa kita hitung menggunakan rumus di bawah ini.
Check it out!


rumus perpindahan kalor

2. Rumus Kalor Jenis

Rumus perpindahan kalor tadi (Q = mcΔT) juga bisa kita gunakan untuk menghitung
kalor jenis, lho! Kalor jenis dilambangkan dengan
huruf
c kecil
.
Berdasarkan rumus tadi, kalau kita mau menghitung besar c, tinggal kita ubah saja rumusnya menjadi seperti berikut:

Q = mcΔT –> c = Q/mΔT

Untuk keterangannya, sama dengan gambar rumus perpindahan kalor di atas, ya! Jadi, satu rumus tersebut bisa kita gunakan untuk menghitung dua hal, yakni perpindahan kalor dan kalor jenis. Asyiikk, jadi nggak perlu banyak-banyak ngapalin rumus deh,
hehe..

3. Rumus Kapasitas Kalor

Nah, terakhir ada rumus
kapasitas kalor. Kalau yang ini rumusnya beda,
guys. Coba perhatikan gambar berikut.

Baca :   Pola Aliran Sungai Yang Ditunjukkan Pada Gambar Adalah

rumus kapasitas kalor

Untuk menghitung kapasitas kalor atau yang dilambangkan dengan
huruf C kapital, kita bisa menggunakan dua rumus di atas. Nanti, kamu lihat aja di contoh soal, kira-kira rumus mana yang bisa kamu gunakan berdasarkan nilai-nilai apa saja yang diketahui dari soal.

Nah,

biar kamu makin paham penggunaan rumus perpindahan kalor, kita coba kerjakan contoh soal berikut, yuk!

Contoh Soal:

Berapa kalor yang dibutuhkan untuk memanaskan 2 kg air yang bersuhu 23⁰C menjadi 100⁰C jika diketahui kalor jenis air 1000 J/kg⁰C?

Penyelesaian:

Diketahui:

m = 2 kg

c = 1000 J/kg⁰C

ΔT = 100⁰C – 23⁰C = 77⁰C

Ditanya:

Q..?

Jawab:

Q = mcΔT

Q = 2 kg . 1000 J/kg⁰C . 77⁰C

Q = 154.000 J

Jadi, besar kalor yang dibutuhkan adalah sebesar
154.000 J. Gampang, kan?

Sekian pembahasan kita tentang kalor dan rumus-rumusnya.


Cie


,


hari ini udah belajar banyak, ya. Mulai dari pengertian kalor, perbedaan kalor jenis dan kapasitas kalor, sampai mengerjakan contoh soal seputar kalor. Nah, setelah belajar, jangan lupa untuk meningkatkan terus kemampuanmu dengan mengerjakan
tryout
di ruanguji! Yuk, cobain sekarang!






tryout ruanguji



Artikel ini pertama kali ditulis oleh Rabia Edra dan telah diperbarui oleh Kenya Swawikanti pada 5 Oktober 2021.

Profile

Kenya Swawikanti

A full-time cat person who likes spicy food a bit more than Oreo cheesecake and chocolate ice cream. You can call me Kenya or Kay. Nice to meet you!

Besaran Yang Mempengaruhi Kalor Untuk Menaikkan Suhu Benda Adalah

Sumber: https://www.ruangguru.com/blog/pengertian-kalor-dan-rumusnya

Check Also

Cara Membuat Alat Pembengkok Besi Manual

Alumnice.co – Cara Membuat Alat Pembengkok Besi Manual Besi beton telah menjadi bagian yang hampir …