Berikut Merupakan Bagian Dari Puisi Kecuali

Alumnice.co – Berikut Merupakan Bagian Dari Puisi Kecuali


bantu dong kaka soalnya mepet​


Buku terbagi ke dalam dua bagian. Sebutkan dan jelaskan kedua pembagian tersebut.​


5. Tuliskan 3 hal yang harus dilakukan pewawancara saat melakukan wawancara.​


mencuci tangan dengan baik setelah buang air dapat mencegah penyakit?​


1.contoh kerusakan biota laut dan pantai banyak disebabkan karena ulah manusia adalah a.reboisasi hutan bakau b.abrasi c.pengambilan pasir pantai d.pe …

ngambilanikan ikan yang besar sesuai kebutuhan 2.suatu kondisi dimana interaksi antar komponen komponen penyusun ekosistem berlangsung secara harmonis dan seimbang disebut….. 3.tanah longsor disebabkan karena….. 4.salah satu faktor yang bisa memicu terjadinya bencana alam, seperti banjir, longsor, perubahan iklim, efek rumah kaca adalah faktor….. 5.efek rumah kaca adalah faktor A.faktor manusia B.faktor alam tolong dibantu jawab semuanya ya kk buat materi ujian


38. Bagaimana cara menghemat energi listrik ? ​


wawancara yang dilakukan menggunakan alat perekam akan membantu memudahkan pewawancara …….hasil wawancara​


1.contoh kerusakan biota laut dan pantai banyak disebabkan karena ulah manusia adalah a.reboisasi hutan bakau b.abrasi c.pengambilan pasir pantai d. …

pengambilanikan ikan yang besar sesuai kebutuhan 2.suatu kondisi dimana interaksi antar komponen komponen penyusun ekosistem berlangsung secara harmonis dan seimbang disebut….. 3.tanah longsor disebabkan karena….. 4.salah satu faktor yang bisa memicu terjadinya bencana alam, seperti banjir, longsor, perubahan iklim, efek rumah kaca adalah faktor….. tolong dibantu jawab semuanya ya kk buat materi ujian


C Iklan berikut untuk menjawab soal nomor 3 dan 4. MineRO Sedia:Air Mineral & Reverse Osmosis (RO) & DELIVERY SERVICES RUKO Jl. Wismasari 180 …

Ngaliyan Semarang Telp. 024-76431596 SMS/WA, 037781888168 CABANG DIPINSAN SALON Jl. Plongkowat Nomer 31 Krobokan Semarang Telp. 024-7620973 GRATIS SMS/WA: 087731771020 3. Iklan tersebut menawarkan … a. air sungai b. air dalam kemasan C. air gula d. air garam Jawablah pertanyaan-pertanyaan di b 4.​


Permaisuri sangat menyayangi putrinya. ia bahkan membuat kalung dengan tangannya sendiri sebagai hadiah ulang tahun putrinya. dilihat dari sifatnya pe …

rmaisuri termasuk tokoh

Setelah mengetahui unsur-unsur puisi, kamu juga perlu mengenali jenis-jenisnya. Jenis-jenis puisi terbagi menjadi dua, yaitu puisi lama dan puisi baru yang memiliki jenisnya masing-masing pula.

Berikut penjelasan masing-masing jenis puisi:

Puisi Lama

Puisi lama merupakan puisi yang masih terikat oleh aturan-aturan lama seperti jumlah baris, jumlah bait, bunyi sajak atau rima, jumlah suku kata pada tiap baris, dan irama. Berikut beberapa jenis puisi lama:

Baca :   Posisi Tubuh Ketika Mengontrol Bola Dengan Telapak Tangan Adalah

Mantra,
adalah sajak yang berisi ucapan-ucapan yang masih dianggap mempunyai suatu kekuatan gaib.

Pantun,
adalah bentuk puisi lama yang memiliki ciri-ciri puisi yang bersajak a-b-a-b, tiap baris terdiri 8 hingga 12 suku kata, dua baris awal pantun merupakan sampiran, dan dua baris akhir merupakan isi, dan tiap bait terdiri dari 4 baris.

Karmina,
adalah jenis pantun lebih pendek.

Gurindam,
adalah jenis puisi lama yang terdiri dari dua baris dalam satu bait, bersajak a-a-a-a, dan berisi nasihat-nasihat.

Syair,
adalah jenis puisi lama yang berasal dari negara Arab, mempunyai ciri tiap bait terdiri 4 baris, bersajak a-a-a-a, berisi nasihat atau sebuah cerita.

Talibun,
adalah jenis puisi lama yang memiliki ciri-ciri puisi seperti sebuah pantun genap, yang tiap baitnya terdiri dari sebuah bilangan genap seperti 6, 8, maupun 10 baris.

Puisi Baru

Puisi baru adalah sebuah puisi yang sudah tidak terikat oleh aturan tertentu layaknya puisi lama. Jenis puisi baru ini memiliki bentuk yang lebih bebas dibandingkan dengan puisi lama baik dalam jumlah baris, suku kata, maupun rima. Berikut beberapa jenis puisi baru:

Balada,
adalah sebuah puisi yang berisi cerita-cerita. Balada terdiri dari 3 bait, masing-masing bait terdiri dari 8 larik, larik pertama memiliki skema rima a-b-a-b-b-c-c-d, kemudian skema rima berubah menjadi a-b-a-b-b-c-b-c, dan skema rima yang terakhir dalam satu bait pertama digunakan sebagai referensi dalam bait-bait selanjutnya.

Himne,
adalah puisi baru yang digunakan sebagai pujaan untuk Tuhan, tanah air, pahlawan, dan Lembaga.

Ode,
adalah puisi baru yang berisi sanjungan bagi orang yang berjasa. Nada dan gaya Ode sangatlah resmi, bernada anggun, bersifat menyanjung baik terhadap pribadi maupun suatu peristiwa.

Epigram,
adalah puisi yang berisi tuntunan atau ajaran hidup.

Romansa,
adalah puisi yang berisi luapan perasaan penyair tentang cinta kasih.

Elegi,
adalah puisi yang berisi sebuah kesedihan.

Satire,
adalah puisi yang berisi sindiran atau kritikan.

Distikon,
adalah puisi yang tiap baitnya terdiri dari 2 baris atau puisi seuntai.

Terzinaa,
adalah puisi yang pada tiap baitnya terdiri dari 3 baris.

Kuatrain,
adalah puisi yang tiap baitnya terdiri dari 4 baris.

Kuint,
adalah puisi yang tiap baitnya terdiri dari 5 baris.

Sektet,
adalah puisi yang tiap baitnya terdiri dari 6 baris.

Septime,
adalah puisi yang tiap baitnya terdiri dari 7 baris.

Oktaf atau Stanza,
adalah puisi yang tiap baitnya terdiri dari 8 baris.

Soneta,
adalah jenis puisi baru yang memiliki ciri-ciri puisi terdiri dari 14 baris yang dibagi menjadi 2, pada 2 bait pertama terdiri 4 baris, dan pada 2 bait kedua terdiri 3 baris

Baca :   Gerak Pecahnya Kulit Buah Kacang Panjang Merupakan Contoh Gerak

Ilustrasi buku. ©Shutterstock/Maglara

JABAR | 5 November 2020 19:00
Reporter : Andre Kurniawan


Merdeka.com –

Puisi merupakan salah satu karya sastra yang cukup digemari oleh banyak orang. Karya sastra yang satu biasanya berisi ungkapan hati atau pendapat dari penciptanya. Itulah kenapa banyak makna yang terkandung di setiap kalimat dalam bait puisi.

Di Indonesia, kita memiliki banyak penyair puisi yang telah menghasilkan karya-karya fenomenal dan terkenal. Sebut saja Chairil Anwar, WS Rendra, Taufik Ismail, Sapardi Joko Damono, dan masih banyak lagi yang lainnya. Karya dari tokoh-tokoh tersebut sudah sering kita kenal, dan masing-masing dari mereka memiliki gaya bahasanya sendiri saat menciptakan dan membacakan puisi.

Puisi sendiri secara umum adalah sebuah karya sastra yang mengandung unsur irama, ritma, diksi, lirik serta menggunakan kata kiasan dalam setiap baitnya untuk menciptakan estetika bahasa yang padu.

Unsur-unsur puisi memang menjadi elemen penting dalam sebuah puisi. Unsur-unsur puisi ini akan membentuk puisi menjadi sebuah karya yang memiliki kesan dan juga makna tertentu. Terdapat dua macam unsur-unsur puisi, yakni unsur intrinsik dan ekstrinsik.

Untuk penjelasan lebih lanjut mengenai unsur-unsur puisi ini, berikut kami rangkum dari zonareferensi.com, unsur-unsur puisi beserta penjelasannya.

2 dari 4 halaman

Unsur Intrinsik

Unsur intrinsik puisi adalah unsur-unsur puisi yang membangun puisi dari dalam. Unsur intrinsik puisi ini masih terbagi lagi dalam dua jenis, yaitu unsur fisik dan unsur batin.

Unsur Fisik Puisi

Yang dimaksud unsur fisik puisi merupakan sarana-sarana yang digunakan oleh penyair untuk mengungkapkan hakikat puisi. Secara umum terdapat 6 unsur fisik puisi, yaitu diksi, imaji, kata konkret, gaya bahasa, rima, dan topografi.

1. Diksi
Diksi adalah pemilihan kata-kata yang digunakan oleh penyair dalam puisinya. Puisi adalah bentuk karya sastra yang padat dengan sedikit kata-kata sehingga diksi atau pemilihan kata menjadi sangat penting dan krusial bagi nilai estetika puisi.

2. Imaji
Imaji adalah unsur yang melibatkan penggunaan indra manusia. Imaji dapat dibagi menjadi tiga, yaitu imaji suara (auditif), imaji penglihatan (visual) dan imaji raba atau sentuh (imaji taktil).

3. Kata Konkret
Kata kongkret merupakan kata yang memungkinkan terjadinya imaji. Kata konkret bersifat imajinatif sehingga memunculkan imaji, biasanya berhubungan dengan kata kiasan atau lambang.

4. Gaya Bahasa
Gaya bahasa atau majas adalah penggunaan bahasa yang bersifat seolah-olah menghidupkan dan menimbulkan makna konotasi dengan menggunakan bahasa figuratif. Beberapa macam-macam majas yang sering digunakan Pada puisi misalnya seperti retorika, metafora, personifikasi, litotes, ironi, sinekdoke, repetisi, anafora, antitesis, klimaks, antiklimaks, satire, paradoks dan lain-lain.

Baca :   Istilah Konstruksi Jembatan Bagian Bawah Disebut

5. Rima
Rima atau irama merupakan persamaan bunyi pada puisi, baik di awal, tengah atau pada akhir baris puisi. Sementara ritma adalah tinggi rendah, panjang pendek, keras lemahnya bunyi.

6. Tipografi
Tipografi atau perwajahan adalah bentuk puisi yang dipenuhi dengan kata, tepi kiri kanan dan tidak memiliki pengaturan baris. Biasanya pada baris puisi tidak selalu diawali huruf besar (kapital) serta tidak diakhiri dengan tanda titik.

3 dari 4 halaman

Unsur batin puisi merupakan unsur yang berkaitan dengan batin dalam pembacaan puisi. Secara umum ada 4 unsur batin puisi yakni tema, rasa, nada, dan amanat.

1. Tema
Tema adalah unsur utama pada puisi karena tema berkaitan erat dengan makna yang dihasilkan dari suatu puisi. Pada puisi, sebuah tema menjadi landasan dan garis besar dari isi puisi tersebut.

2. Rasa
Rasa atau feeling pada puisi merupakan sikap penyair terhadap pokok permasalahan yang terdapat dalam puisinya. Pengungkapan tema dan rasa erat kaitannya dengan latar belakang sosial, pengalaman, dan psikologi penyair.

3. Nada
Yang dimaksud nada atau suasana pada puisi adalah sikap penyair terhadap pembacanya. Nada berhubungan dengan tema dan rasa yang ditujukan penyair pada pembaca, bisa dengan nada menggurui, mendikte, nada sombong, nada tinggi atau seolah ingin bekerja sama dengan pembaca.

4. Amanat
Pada puisi, amanat atau tujuan merupakan pesan yang terkandung di dalam sebuah puisi. Amanat dapat ditemukan dengan memaknai puisi tersebut secara langsung atau tidak langsung.

4 dari 4 halaman

Unsur ekstrinsik puisi adalah unsur-unsur yang membentuk puisi dari luar. Unsur ekstrinsik pada puisi ini antara lain adalah unsur biografi, unsur nilai, dan unsur kemasyarakatan.

1. Unsur Biografi
Yang dimaksud unsur biografi yaitu latar belakang atau riwayat hidup dari penyair puisi. Tentunya pengalaman hidup dari penyair akan mempengaruhi karya puisi yang diciptakan.

2. Unsur Nilai
Dalam puisi selalu mengandung unsur nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Unsur nilai pada puisi bisa berupa nilai-nilai di bidang ekonomi, politik, budaya, sosial, pendidikan dan lain-lain.

3. Unsur Masyarakat
Yang dimaksud unsur masyarakat ini adalah kondisi dan situasi sosial saat puisi ini dibuat. Unsur masyarakat bisa berupa keadaan lingkungan sekitar hingga situasi politik suatu negara yang bersangkutan.

(mdk/ank)

Berikut Merupakan Bagian Dari Puisi Kecuali

Sumber: https://kafesentul.com/berikut-unsur-unsur-yang-menyusun-sebuah-puisi-kecuali-a-sajak-b-gaya-bahasa-c-jenis-huruf-d-amanat

Check Also

Cara Membuat Alat Pembengkok Besi Manual

Alumnice.co – Cara Membuat Alat Pembengkok Besi Manual Besi beton telah menjadi bagian yang hampir …