Berikut Kekurangan Kabel Serat Optik Kecuali

Alumnice.co – Berikut Kekurangan Kabel Serat Optik Kecuali

Apakah Anda sudah familiar dengan jenis kabel fiber optic? Bukan seperti kabel pada umumnya yang berfungsi sebagai media penghantar arus listrik, fiber optic ini lebih dikhususkan untuk keperluan telekomunikasi. Khususnya pada aplikasi di industri telekomunikasi maupun jaringan komputer.

Fungsi utama dari fiber optic ini sendiri yakni sebagai media penghantar sinyal data pada jaringan. Jadi, dengan adanya kabel tersebut, maka proses transmisi sinyal data dapat dilakukan dengan cepat. Nah apa itu fiber optic bisa Anda dapatkan pembahasannya di bawah ini.

Daftar isi

  • 1
    Pengertian Kabel Fiber Optik
  • 2
    Fungsi Kabel Fiber Optik
  • 3
    Bagian – Bagian Kabel Fiber Optik
  • 4
    Memahami Prinsip Kerja Kabel Fiber Optik
  • 5
    Jenis – jenis Kabel Fiber Optik
  • 6
    Tipe – Tipe Kabel Fiber Optik
  • 7
    Kelebihan dan Kekurangan Kabel Fiber Optik

    • 7.1
      1. Kelebihan Kabel Fiber Optik
    • 7.2
      2. Kekurangan Kabel Fiber Optik


Pengertian Kabel Fiber Optik

Fiber Optik adalah

Kabel fiber optik merupakan salah satu jenis kabel yang penggunaannya banyak diaplikasikan pada jaringan komputer ataupun telekomunikasi.

Umumnya kabel fiber optik terbuat dari material plastik atau kaca, namun dengan ukuran yang sangat halus. Bayangkan saja, jenis kabel ini juga memiliki ukuran sangat kecil, diameternya hanya sebesar 120 mikrometer saja.

Meskipun demikian, fiber optik ternyata memiliki banyak sekali nilai lebihnya. Salah satunya adalah mengenai tingkat kecepatan transmisi data yang cukup tinggi. Dengan memanfaatkan pembiasan cahaya, kabel tersebut akan mentransmisikan sinyal dari satu tempat ke tempat lainnya dengan cepat.

Karena kelebihannya tersebut, itulah mengapa fiber optik banyak digunakan sebagai kabel utama pada jaringan komputer maupun saluran telekomunikasi.


Fungsi Kabel Fiber Optik

Secara umum, fiber optic ini kurang lebih mirip fungsi utamanya yakni sebagai media penghantar. Hanya saja yang membedakan yakni jika kabel listrik digunakan untuk menghantarkan arus listrik maka fiber optic lebih pada kebutuhan penghubung jaringan.

Fungsi kabel fiber optik yang utama adalah untuk sebagai media penghubung antar jaringan. Jadi fiber optik berfungsi untuk membantu proses transfer data dengan lebih cepat. Caranya yaitu dengan menggunakan metode pembiasan cahaya.

Dalam proses mengirimkan data, fiber optik ini akan menggunakan modulasi kode pulse. Cara kerjanya yakni dengan mengubah data analog yang diterima menjadi biner dengan bantuan sinyal cahaya. Sebagai kabel penghantar, fiber optik tidak menggunakan arus listrik sehingga tidak ditemukan adanya gangguan elektromagnetik.

Jadi, media transmisi ini memang sangat tepat untuk digunakan sebagai penghantar data pada jaringan karena aksesnya yang cepat dan juga stabil.


Bagian – Bagian Kabel Fiber Optik

Bagian - bagian Fiber Optik
Bagian – bagian Fiber Optik

Hamper sama seperti jenis kabel yang lainnya, kabel fiber optik juga terdiri dari beberapa komponen penyusun. Berikut ini beberapa komponen penyusun dalam sebuah fiber optic:

  1. Bagian Inti (Core)
Baca :   Jelaskan Dan Sebutkan Berbagai Jenis Usaha Daya Tarik Alam

Komponen atau bagian pertama yang terdapat pada fiber optik adalah bagian inti. Dimana bagian inti atau yang sering disebut core ini umumnya merupakan komponen yang terbuat dari kaca.

Pada core, terdapat gelombang cahaya yang kemudian akan dipancarkan melalui transducer dari satu titik ke titik lainnya. Proses inilah yang nantinya akan menghasilkan indeks bias.

Proses indeks bias yang dihasilkan oleh lapisan inti memiliki kapasitas yang lebih besar dibandingkan lapisan lainnya. Core atau bagian inti merupakan komponen kabel berbahan kaca.

Lapisan ini memiliki diameter yang terbilang berbeda-beda. Artinya dapat disesuaikan dengan serat optik yang digunakan nantinya. Namun pada umumnya, diameter inti yang paling umum digunakan yakni antara 2µm sampai dengan 125µm.

  1. Cladding

Cladding merupakan lapisan yang fungsinya sebagai selubung inti kabel. Kurang lebih hampir sama seperti core, cladding juga terbuat dari serat optik seperti kaca atau glass sebagai bahan penyusunnya. Lapisan cladding memiliki diameter yang lebih besar dibandingkan core, yaitu memiliki diameter dengan besar antara 5µm sampai dengan 250µm.

Meskipun sama-sama terbuat dari bahan kaca, namun indeks bias yang dihasilkan pada lapisan ini akan menghasilkan nilai yang lebih kecil dibandingkan bagian inti kabel. Pada lapisan cladding, gelombang cahaya akan dipantulkan dari satu ujung ke ujung lainnya. Kemudian cladding juga akan memantulkan sinyal cahaya ke bagian inti kabel.

  1. Lapisan Coating (Buffer)

Pada sebuah kabel jenis fiber optic juga terdapat lapisan pelindung atau yang umum disebut dengan istilah coating. Komponen coating atau buffer ini merupakan bagian kabel yang berfungsi untuk melindungi lapisan bagian dalam.

Dengan adanya coating ini, maka berbagai permasalahan pada kabel sedikit banyak bisa diatasi. Misalnya saja kendala seperti kebocoran arus, kabel lecet, putus, kabel melengkung dan berbagai masalah fisik lainnya dapat diminimalisir dengan adanya komponen coating.

Pada lapisan coating, Anda juga akan mendapati bagian pelindung. Namun berbeda dengan yang terdapat pada bagian inti dan cladding, ya? Dimana lapisan pelindung pada buffer terbuat dari bahan plastik yang memiliki tekstur elastis.

  1. Outer Jacket

Komponen atau bagian yang satu ini memiliki peran yang cukup krusial dalam komponen fiber optik. Pasalnya, jaket atau lapisan outer merupakan pelindung utama dari kabel jenis fiber optik. Letaknya sendiri umumnya terdapat pada bagian terluar dari fiber. Komponen ini secara garis besar difungsikan  untuk melindungi seluruh komponen kabel.


Memahami

Prinsip Kerja Kabel Fiber Optik

Prinsp Kerja Fiber Optik
Prinsp Kerja Fiber Optik

Jika kabel pada umumnya berfungsi untuk mengedarkan arus listrik pada jaringan, maka berbeda dengan fiber optic. Hal ini karena kabel fiber lebih berfungsi untuk mentransmisikan sinyal cahaya yang dikonversikan dari energi listrik.

Baca :   Perbedaan Iphone 6 Dan 6s Plus

Serat kaca yang terdapat pada fiber optik berfungsi untuk memantulkan cahaya serta mentransmisikannya dari satu tempat ke tempat yang lain. Dalam proses kerjanya sendiri, fiber optik memanfaatkan cara kerja cermin untuk mentransmisikan sinyal cahaya.

Jadi, cahaya yang diserap oleh kabel akan direfleksikan dan dipantulkan ke tempat lain.

Adapun penyerapan cahaya yang pada kabel fiber optik juga akan dipengaruhi oleh beberapa faktor. Salah satunya adalah dari segi kemurnian bahan yang digunakan pada fiber.

Artinya semakin murni bahan fiber yang digunakan, maka semakin kecil cahaya yang diserap oleh kabel. Jika cahaya yang diserap sedikit, maka pantulan cahaya yang dihasilkan pun akan semakin tinggi.


Jenis – jenis Kabel Fiber Optik

Kabel fiber optic tentu saja memiliki ciri khas yang membedakannya dengan jenis kabel lainnya. Salah satunya yakni saat dilihat dari segi ukuran kabelnya. Dimana ukuran kabel fiber terbilang sangat kecil, bahkan cenderung mikroskopis.

Selain itu, kabel tersebut juga diproduksi dengan berbagai jenis yang berbeda. Hal tersebut menyesuaikan dengan jenis dan kebutuhan spesifikasi kabel fiber tertentu.

Untuk mengetahui lebih detail mengenai jenisnya, mari langsung saja kita simak pembahasan lengkap mengenai jenis kabel fiber optik berikut ini :

  1. Kabel Fiber Optik Single Mode

Kabel dengan jenis single mode merupakan fiber optik yang memiliki transmisi tunggal. Kabel ini memiliki ukuran sangat kecil, yakni hanya berdiameter 9 mm saja.

Fiber optik tipe single mode hanya dapat menyebarkan sinyal cahaya melalui satu inti saja. Kabel ini memiliki panjang gelombang sebesar 1300 sampai dengan 1550 nanometer.

  1. Kabel Fiber Optik Multimode

Berbanding terbalik dengan tipe single mode yang hanya dapat mentransmisikan satu sinyal cahaya saja. Kabel multimode ini umumnya didesain agar memiliki kemampuan untuk mentransmisikan sinyal cahaya dalam jumlah banyak sekaligus.

Hal tersebut dikarenakan kabel multimode memiliki diameter inti yang cukup besar. Yakni bisa mencapai  625 mikrometer. Kabel ini juga dapat mengirimkan sinyal infrared dari 850 sampai dengan 1300 nanometer.

Dengan banyaknya kelebihan yang dimiliki oleh kabel fiber optik ini, maka pemakaiannya juga tidak sembarangan. Artinya penggunaan kabel jenis ini umumnya hanya digunakan pada jaringan besar saja


Tipe –
Tipe Kabel Fiber Optik

Di pasaran, mungkin Anda akan mendapati berbagai jenis kabel fiber optik. Berikut beberapa contoh dan referensi jenis atau tipe kabel fiber yang bisa Anda pilih sesuai dengan kebutuhan. Pastikan terlebih dahulu spesifikasinya sebelum membeli.

  • Tight buffer
  • Low Smoke Zero Halogen (LSZH)
  • Zipcord cable
  • Brekout Cable
  • Aerial Cable
  • Simplex Cable
  • Hybird and Composite Cable
  • Armored Cable
Baca :   Waktu Kita Memasak Air Maka Terjadi Perpindahan Panas Secara


Kelebihan dan Kekurangan Kabel Fiber Optik

Sebagaimana jenis kabel lainnya, fiber optik juga memiliki kelebihan dan kekurangannya tersendiri. Apa saja kelebihan dan kekurangan kabel fiber optik? Mari langsung saja kita simak pembahsan selengkapnya di bawah ini.


1. Kelebihan Kabel Fiber Optik

Karena banyaknya keunggulan yang dimilikinya, fiber optik memang banyak digunakan di industri telekomunikasi maupun jaringan komputer. Adapun kelebihan kabel fiber optik diantaranya yakni seperti berikut :

  • Fiber optik memiliki kapasitas besar, serta dapat melakukan transmisi data dengan sangat Tingkat kecepatannya dapat digambarkan dengan kecepatan hingga 1 GB per detik
  • Fiber optik dapat digunakan untuk transmisi data jarak jauh meskipun tanpa didukung dengan penggunaan penguat sinyal.
  • Karena terbuat dari material kaca atau plastik, fiber optik juga tahan karat serta tahan terhadap perubahan cuaca.
  • Fiber optik memiliki ukuran sangat kecil sehingga sangat fleksibel. Jadi tidak memakan atau memenuhi ruangan ketika digunakan.
  • Karena tidak menggunakan listrik, melainkan menggunakan sinyal cahaya maka tidak akan ada konsleting pada kabel. Serta kelebihan lainnya yakni tidak akan terganggu dengan sinyal elektromagnetik.
  • Pada fiber optik, resiko mengalami distorsi sangat kecil sehingga tingkat keamanannya lebih terjamin.
  • Selain akses yang cepat, validasi data juga sangatlah Jadi, sangat kecil kemungkinan data akan hilang ketika menggunakan kabel tersebut.


2. Kekurangan Kabel Fiber Optik

Selain beragam kelebihan yang telah kita bahas di atas, fiber optik juga memiliki kekurangan yang penting untuk dipertimbangkan. Diantaranya yakni sebagai berikut ini :

  • Kabel fiber optik umumnya dibandrol dengan harga yang terbilang
  • Untuk membuat instalasi yang menggunakan kabel ini, Anda juga membutuhkan biaya yang cukup tinggi.
  • Selain pemasangannya, perawatan instalasi yang menggunakan fiber optik juga tidaklah
  • Untuk mempercepat proses transmisi sinyal serta proses penyebaran cahaya, kabel fiber optik harus dipasang dengan posisi berkelok sesuai dengan jalurnya.

Kesimpulan

Kabel fiber optik merupakan salah satu jenis kabel yang sering digunakan oleh Industri telekomunikasi dan jaringan komputer. Kabel ini terbuat dari material plastik ataupun kaca dengan diameter 120 mm. Fiber optik berguna untuk mentransmisikan sinyal cahaya dari satu tempat ke tempat lainnya.

Karena menggunakan pembiasan cahaya, maka proses transmisi ini dapat dilakukan dengan lebih cepat. Bahkan kecepatan transmisinya dapat mencapai 1 GB per detik. Kurang lebih seperti  itulah gambaran mengenai pembahasan kabel jenis fiber optik. Semoga cukup membantu Anda memahami jenis kabel yang satu ini dengan lebih jelas, ya?

Berikut Kekurangan Kabel Serat Optik Kecuali

Sumber: https://thecityfoundry.com/fiber-optik/

Check Also

Apa Yang Dimaksud Dengan Gas Inert

Alumnice.co – Apa Yang Dimaksud Dengan Gas Inert Dalam bidang pelayaran, ada banyak jenis kapal …