Bagaimanakah Cara Menceritakan Teks Biografi Dengan Bahasa Yang Berbeda

Alumnice.co – Bagaimanakah Cara Menceritakan Teks Biografi Dengan Bahasa Yang Berbeda

Bola.com, Jakarta –
Teks biografi
merupakan jenis teks yang berisi riwayat hidup seseorang yang dianggap tokoh dalam masyarakat. Dalam teks biografi tersebut memuat sejarah kelahiran, pendidikan, karier, karya, keteladanan, keistimewaannya, hingga permasalahan yang mungkin pernah dihadapi sang tokoh.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), biografi adalah riwayat hidup (seseorang) yang ditulis oleh orang lain. Penulis biografi disebut biografer dan orang yang dituliskan disebut sebagai subjek atau biographee.

  • Lirik Lagu Sehidup Semati Sama Kamu – Dodit Mulyanto
  • Lirik Lagu Aku dan Mantanmu – Betrand Putra Onsu
  • Kata-Kata Quotes Keren tentang Alam yang Menyembuhkan

Dalam
teks biografi, biasanya lebih berfokus pada satu orang dan membahas hal-hal khusus dari kehidupan. Adapun tujuan lain dari teks biografi ialah untuk memberikan edukasi masyarakat terkait berbagai sisi dari seorang tokoh.

Bagi kamu yang ingin belajar menulis biografi atau sedang ada tugas sekolah untuk membuatnya, bisa memahami caranya. Sebelum mengetahui caranya, perlu dipahami juga struktur teks biografi dan kaidah kebahasaannya.

Berikut rangkuman tentang cara menyusun kembali
teks biografi
yang perlu dipahami, seperti dilansir dari
emodul.kemdikbud.go.id, Selasa (2/11/2021).

Struktur Teks Biografi

Dalam penulisan teks biografi tokoh diawali adanya orientasi. Orientasi tersebut berisi pengenalan tokoh secara umum, seperti nama, tempat dan tanggal lahir, latar belakang keluarga, serta riwayat pendidikan tokoh yang diangkat.

Bagian berikutnya merupakan urutan peristiwa kehidupan tokoh yang pernah dialami sosok yang digambarkan. Pada bagian ini terlihat berbagai pengalaman sang tokoh, baik peristiwa yang mengesankan maupun persoalan yang dihadapinya.

Baca :   Bagaimana Nilai Estetika Keanekaragaman Hayati Berikan Contohnya

Bagian akhir teks ditutup dengan reorientasi. Dalam reorientasi tersebut berisi pandangan penulis terhadap tokoh yang diceritakan.

Bagian ini merupakan tahapan yang bersifat pilihan, hal ini berarti boleh saja bagian ini tidak disajikan oleh penulis dalam menyusun teks cerita ulang biografi.

Kaidah Kebahasaan Teks Biografi

1. Dalam teks biografi biasanya mengandung partisipan dan peristiwa di suatu tempat. Adapun yang disebut partisipan ialah orang yang terlibat dalam suatu peristiwa.

2. Menggunakan pronomina atau dikenal dengan kata ganti. Misalnya: ia, -nya, mereka, kita, dan kami.

3. Terdapat kata pengacuan. Pengacuan merupakan alat kohesi yang baik karena dapat menghindari pengulangan kata yang sama terus-menerus.

4. Teks biografi menggunakan kata-kata yang menunjukkan kejadian atau peristiwa, waktu, dan tempat.

5. Teks biografi tokoh menggunakan kata kerja (verba) material untuk menunjukkan aktivitas atau perbuatan nyata yang dilakukan oleh partisipan. Kata kerja material menunjukkan perbuatan fisik atau peristiwa, misalnya membaca, menulis, dan memukul. Pada kata kerja material terdapat partisipan yang melakukan sesuatu.

6. Banyak menggunakan konjungsi (kata sambung) temporal, seperti” ketika, kemudian, dan setelah. Namun, tidak tertutup kemungkinan adanya konjungsi lainnya untuk dimunculkan pada teks tersebut, seperti: dan, tetapi, karena, meski.

Menceritakan Kembali Isi Teks Biografi Tokoh

Ada dua cara untuk menceritakan kembali isi teks biografi tokoh, sebagai berikut:

a. Menceritakan Kembali Teks Biografi dengan Pola Penyajian yang Berbeda

Menceritakan ulang teks biografi bisa dilakukan dengan mengubah pola penyajian. Jadi, struktur teksnya diubah sehingga menjadi lebih menarik dan mudah dipahami (komunikatif).

Langkah-langkah yang bisa dilakukan untuk menceritakan ulang teks biografi dengan teknik pola penyajian yang berbeda, sebagai berikut:

  • Menentukan bagian-bagian struktur teks.
  • Mendata peristiwa-peristiwa penting dalam teks.
  • Mengubah pola penyajian/urutan struktur teks biografi.
  • Menyusun kerangka teks biografi.
  • Mengembangkan teks biografi.
  • Mengedit teks yang telah selesai ditulis.
Baca :   Magnet Yang Bekerja Dengan Memanfaatkan Medan Magnet Bumi Adalah

b. Menceritakan Kembali Teks Biografi dengan Bahasa yang Berbeda

Untuk menceritakan kembali isi teks biografi dengan bahasa yang berbeda, perlu meninjau ulang bagian mengidentifikasi pokok-pokok informasi pada teks biografi .

Selanjutnya gabungkan pokok-pokok informasi tersebut dengan menggunakan konjungsi yang benar dalam bentuk narasi.

Cara Meneladani Tokoh dan Menyusun Kembali Teks Biografi

Cara Menilai Keteladanan dalam Teks Biografi

Cara menilai keteladan tokoh dalam teks biorafi, sebagai berikut:

1. Mendata peristiwa-peristiwa yang dialami tokoh.

2. Mendata bagaimana cara tokoh menghadapi kesulitan dan problematika hidupnya.

3. Mendata sikap-sikap konsisten tokoh dalam menghadapi kesulitan dan problematika hidupnya.

4. Menyimpulkan keteladanan tokoh dalam menghadapi kesulitan dan problematika hidupnya.

Cara Menyusun Kembali Teks Biografi

Cara menyusun kembali teks biografi adalah sebagai berikut.

a. Bacalah teks biografi yang tersaji dengan cermat.

b. Tentukan isi pokok informasi teks biografi tersebut berupa kelahiran, pendidikan, karier, keteladanan, keistimewaan/ kemenarikan, dan permasalahan yang dihadapi tokoh.

c. Susun kembali teks tersebut berdasarkan isi pokok informasi yang telah ditemukan dengan menggunakan bahasa sendiri.

Sumber:
Kemdikbud

Bagaimanakah Cara Menceritakan Teks Biografi Dengan Bahasa Yang Berbeda

Sumber: https://www.bola.com/ragam/read/4698905/cara-menyusun-kembali-teks-biografi-yang-perlu-diketahui

Check Also

Apa Yang Dimaksud Dengan Gas Inert

Alumnice.co – Apa Yang Dimaksud Dengan Gas Inert Dalam bidang pelayaran, ada banyak jenis kapal …