Apa Yang Dimaksud Dengan Visual Merchandising

Alumnice.co – Apa Yang Dimaksud Dengan Visual Merchandising

Hidup mati sebuah toko retail atau department store bergantung pada hasil penjualan produk yang mereka jual. Untuk mencapai penjualan yang sudah ditargetkan sebelumnya, sebuah toko perlu membuat strategi sebaik mungkin untuk menarik pelanggan masuk ke dalam toko dan membeli produk mereka.

Salah satu hal yang bisa membuat pelanggan tertarik untuk masuk ke dalam sebuah toko adalah display window yang ditampilkan menarik. Selain itu, layout toko dan suasana toko yang nyaman juga bisa membuat orang tertarik untuk masuk dan berbelanja di sana.

Namun, pernahkah kamu berpikir bahwa semua display, layout, dan suasana tersebut sudah diatur sedemikian rupa. Ada pekerjaan khusus yang memang mengatur semua itu, di adalah visual merchandiser.

Sebenarnya siapa itu visual merchandiser? Dalam artikel ini akan dibahas mengenai siapa visual merchandiser, tugas seorang visual merchandiser, besar gaji seorang visual merchandiser, cara menjadi visual merchandiser, dan tips untuk menjadi orang visual merchandiser.

Baca juga: Ini Rasanya Kerja di Startup. Seru Sih, Tapi Ini Faktanya!

Apa Itu Visual Merchandiser?

Visual merchandiser adalah seseorang khusus yang ditunjuk oleh pihak toko atau perusahaan ritel untuk melakukan pekerjaan visual merchandising. Visual merchandising sendiri adalah pekerjaan memasarkan sebuah produk dengan menyajikan dan mengomunikasikan produk kepada calon konsumen yang hendak ditarget melalui penataan display window dan layout toko yang memadumadankan berbagai elemen seperti produk, pencahayaan, suara, bau-bauan, dekorasi, dan selainnya.

Seorang visual merchandiser sangat ditekankan agar paham dengan brand produk yang hendak dipasarkan dan ditawarkan beserta target konsumen yang sudah ditetapkan oleh toko sebelumnya. Selain itu, visual merchandiser juga perlu memahami bagaimana kondisi display point yang hendak digunakan. Jangan sampai ada hal-hal yang tidak diinginkan terjadi karena tidak paham dengan display point yang ada.

Baca juga:
10+ Lowongan Kerja Tanpa Ijazah Gaji Besar

Visual merchandiser biasanya tidak bekerja sendiri. Visual merchadiser akan bekerja secara tim yang dipimpin oleh Manajer VM atau Head of Visual Merchandising. Hal ini dikarenakan pekerjaan visual merchandising yang sangat banyak, sehingga perlu banyak orang juga untuk mengerjakannya.

Baca juga: Ingin Jadi Visual Merchandiser? Perhatikan 5 Hal Berikut Ini!

Tugas Visual Merchandiser

Secara garis besar, tugas atau job description seorang visual merchandiser adalah sebagai berikut:

  1. Membuat tema desain dan rencana, termasuk display window shop, signage dan harga konsep
  2. Menjadi penghubung dengan tim pembelian, desain dan pemasaran
  3. Menjalankan riset tentang trend saat ini dan memperkirakan trend masa depan dalam desain, gaya hidup, dan terkait fitur target pasar
  4. Membahas strategi penjualan dengan bagian sales dan retail
  5. Mengidentifikasi dan mencari supplier alat peraga, kain, hardware dan pencahayaan
  6. Mempertahankan anggaran dengan melakukan negosiasi yang baik dengan supplier
  7. Mengatur fitur arsitektur toko untuk memaksimalkan ruang yang tersedia
  8. Memberikan pelatihan merchandise kepada retailer
  9. Meminta dan mencatat feedback dari kolega dan pelanggan terhadap visual effect display

Gaji Visual Merchandiser

Gaji seorang staf visual merchandiser biasanya sekitar Rp 3.045.000,00 tiap bulannya. Besar gaji ini bisa lebih jika memang bekerja di sebuah perusahaan retail ternama dan besar. Sementara itu, gaji head of visual merchandising biasanya bisa mencapai Rp 5.000.000,00 tiap bulannya. Sama dengan staf, gaji head of visual merchandising bisa lebih besar dari rata-rata jika memang bekerja di perusahaan retail yang besar dan ternama.

Baca juga: Apa Itu Inventory Control Staff dan Tugasnya? Perhatikan!

Cara Menjadi Seorang Visual Merchandiser

Dengan rincian tugas seperti yang sudah disampaikan pada poin sebelumnya, kamu bisa mengetahui cara atau langkah-langkah untuk menjadi seorang visual merchandiser. Berikut gambaran singkat tentang cara atau langkah-langkah menjadi seorang visual merchandiser di sebuah toko tertentu.

  1. Sebisa mungkin kamu memiliki latar belakang pendidikan di bidang desain. Akan menjadi lebih baik lagi kalau kamu memiliki latar belakang pendidikan spesifik pada visual merchandising, fashion merchandising, exhibition merchandising, visual communication, atau selainnya yang sejenis.
  2. Kamu harus menguasai berbagai jenis aplikasi desain yang berguna untuk tugas seorang visual merchandising, seperti Adobe Photoshop, Adobe Illustrator, AutoCAD, Mockshop, atau Adobe Creative Suit.
  3. Kamu harus memiliki pengetahuan terkait trend yang sedang ramai dan berguna untuk visual merchandising.
  4. Kamu harus memiliki portofolio dalam bidang visual merchandising.
  5. Kamu harus memiliki kemampuan analisis untuk menganalisis laporan dan survei hasil penjualan dan kunjungan pelanggan serta trend yang sedang ramai.

Baca juga:
Pengalaman Berwirausaha Totebag, Simak Ceritaku!

Tips Jika Ingin Menjadi Visual Merchandiser

Berikut beberapa tips yang bisa kamu lakukan untuk menjadi seorang visual merchandiser, seperti pada artikel Ingin Jadi Visual Merchandiser? Perhatikan Hal-Hal Berikut Ini.

Baca :   Salah Satu Persamaan Antara Malaikat Dan Jin Adalah Keduanya Sama-sama...

1. Latih kreativitas dan jiwa seni kamu

Johannes Romero yang merupakan Senior VM brand Michael Kors dan Kate Spade New York pernah menyampaikan bahwa desain dan layout yang atraktif dan menarik pada toko akan mampu meningkatkan penjualan produk dari sebuah toko.

Dari pendapat ini saja sudah jelas bahwa memang seorang VM harus memiliki kreativitas dan jiwa seni yang tinggi.

2. Kembangkan sikap terbuka, mau menerima kritik, dan cepat tanggap

Bekerja di bidang yang berhubungan langsung dengan dunia desain dan seni memang menyenangkan. Namun, jangan sampai terlena karena bekerja di bidang ini akan banjir pujian dan kritikan. Hal ini membuat seorang VM harus memiliki sikap terbuka dan mau menerima kritik.

Berbagai saran, masukan, dan kritikan pun juga harus segera diolah oleh si VM untuk dijadikan karya baru yang bernilai untuk mencapai target dari pihak toko.

Baca juga: Guru Honorer, Pekerjaan Berat Yang Bikin Jatuh Cinta, Ini Ceritaku!

3. Jadilah orang yang kepo

Bekerja di bidang industri yang dinamis menuntut VM harus memiliki rasa ingin tahu yang tinggi. Hal ini akan sangat berguna bagi VM untuk mengetahui trend apa yang sedang diminati dan ramai di masyarakat.

Dengan demikian, display dan layout yang dihasilkan akan mampu menarik pelanggan dan membuat toko mendapatkan banyak untung dari penjualan yang ada.

Itu tadi sekilas tentang visual merchandiser. Semoga bisa membantu dan bermanfaat bagi Anda. Sampai jumpa di artikel-artikel berikutnya.

Baca juga:
Apa Itu Inventory Control? Pahami Tugas dan Serba-Serbinya!

Pelanggan sering mendasarkan kesan pertama mereka pada apa yang mereka lihat. Inilah sebabnya mengapa bidang visual merchandising dapat memainkan peran penting dalam meningkatkan daya tarik, suasana, dan pengalaman pelanggan di dalam toko.

Visual merchandising yang efektif mengubah lingkungan fisik atau digital menjadi perpanjangan dari citra merek.

Dalam artikel ini, kita membahas apa itu visual merchandising, jenis-jenis visual merchandising, dan cara meningkatkan visual merchandising Anda.

Apa itu Visual Merchandising?

Visual merchandising adalah praktik mengatur dan menampilkan produk di ruang ritel.

Ini digunakan untuk menyoroti produk dan fitur-fiturnya, mendapatkan perhatian pelanggan, membuat pelanggan merasa nyaman dan mempromosikan penjualan.

Visual merchandising dimulai di toko ritel fisik, tetapi perusahaan sekarang menggunakan teknik yang sama untuk etalase digital.

Metode yang efektif menggunakan berbagai komponen fisik untuk mencerminkan citra dan estetika merek, termasuk:

  • Warna:
    Warna yang berbeda mencerminkan suasana hati dan nada yang berbeda. Pilih skema warna yang sesuai dengan citra perusahaan Anda.
  • Pencahayaan:
    Pencahayaan dapat membantu mengatur suasana di ruang Anda dan menarik perhatian ke produk atau area tertentu di toko Anda.
  • Ruang:
    Tata letak dan jarak toko Anda menentukan bagaimana pelanggan bergerak melalui ruang Anda, di mana mereka menghabiskan lebih banyak waktu dan apa yang mereka lihat.
  • Suara:
    Suara, seperti suara alam sekitar atau musik rock yang keras, dapat menambah suasana keseluruhan di ruang Anda.
  • Bau:
    Bau tertentu dapat meningkatkan perasaan yang berbeda, seperti ketenangan atau kegembiraan. Bau juga bisa memicu ingatan dan asosiasi positif, seperti aroma evergreen selama liburan.
  • Teknologi: Teknologi, seperti tampilan digital dan instalasi interaktif, dapat meningkatkan keterlibatan pelanggan dengan merek Anda.

Jenis Visual Merchandising

Visual merchandising mencakup elemen-elemen berikut:

  • Pajangan interior:
    Pajangan interior adalah pajangan yang disusun di dalam toko yang dapat mencakup produk dan dekorasi.
  • Tata letak toko: Visual merchandising mencakup bagaimana toko ditata, termasuk di mana produk tertentu ditempatkan, aliran produk dari depan ke belakang toko, di mana titik penjualan dan di mana ruang ganti.
  • Manekin:
    Jenis, gaya, dan posisi manekin dapat menyampaikan pesan kepada pelanggan Anda.
  • Tampilan titik pembelian:
    Papan nama, dekorasi, dan struktur fisik titik pembelian adalah bagian dari merchandising visual.
  • Bundling:
    Bundling mengacu pada menampilkan produk bersama-sama untuk menunjukkan kepada pelanggan bagaimana mereka dapat menggunakan beberapa produk.
  • Lingkungan toko:
    Suasana bata dan mortir atau ruang digital Anda dapat menciptakan nada untuk merek Anda, seperti keras dan menyenangkan atau tenang.
  • Tampilan jendela:
    Tampilan jendela adalah bagian penting dari visual merchandising yang dapat menarik perhatian orang-orang yang melewati toko Anda, yang dapat menghasilkan lebih banyak pelanggan.
  • Papan reklame luar ruang: Papan reklame luar ruang mengomunikasikan apa bisnis Anda dan mengatur nada untuk ruang Anda.
  • Perlengkapan eksterior:
    Perlengkapan eksterior, seperti tenda, spanduk, dan awning, memberikan kesan pertama kepada pelanggan tentang toko Anda.
  • Tampilan musiman:
    Tampilan musiman dapat memamerkan barang dagangan baru, mendorong pembelian tambahan, dan menciptakan minat.
  • Informasi produk:
    Di mana dan bagaimana Anda mengomunikasikan detail produk, termasuk ukuran label dan tanda, jenis huruf dan nada konten, dapat mencerminkan merek perusahaan Anda.
  • Keputusan desain:
    Keputusan desain, seperti lantai, tekstil, dan bahan lainnya dapat menciptakan representasi fisik dari estetika merek Anda.
Baca :   Soal Uts Tema 2 Kelas 4

Apa Manfaat Visual Merchandising pada Bisnis?

Berinvestasi dalam visual merchandising membantu pelanggan memiliki pengalaman berbelanja yang lebih baik, berfungsi sebagai alat pemasaran yang kuat untuk perusahaan Anda dan meningkatkan loyalitas pelanggan. Tapi itu juga datang dengan kekurangannya.

Potensi keuntungan dari visual merchandising sangat banyak, dimulai dengan meningkatkan jumlah pelanggan yang melihat dan kemudian memasuki bisnis ritel Anda.

Efek selanjutnya adalah peningkatan keuntungan. Visual merchandising yang efektif dan dirancang dengan baik dapat memberikan dampak yang signifikan dan menguntungkan terhadap penjualan toko.

Dan mungkin manfaat terbesar dari visual merchandising yang cerdas adalah dapat membantu mendapatkan nilai maksimal dari produk yang sulit dipasarkan dengan cara lain.

Tips Membuat Visual Merchandising yang Efektif Pada Bisnis

Berikut adalah 10 cara Anda dapat meningkatkan visual merchandising di ruang Anda:

1. Lakukan penelitian

Gunakan riset pasar untuk mengidentifikasi apa yang ditanggapi oleh audiens target Anda.

Identifikasi minat, hobi, dan gaya hidup pelanggan ideal Anda. Terapkan penelitian ini ke ruang Anda dengan memasukkan elemen yang akan beresonansi dengan target demografis Anda.

Misalnya, jika pelanggan ideal Anda adalah orang tua, pertimbangkan gambar anak-anak dan keluarga yang tersenyum.

2. Pertimbangkan keamanan

Pastikan pajangan, tanda, dan struktur seperti rak aman dan terlindungi. Ikuti semua panduan pabrikan untuk pemasangan dan pemeliharaan, dan pekerjakan profesional untuk proyek instalasi listrik, konstruksi, dan kompleks.

3. Promosikan keterlibatan

Menggunakan tampilan interaktif dapat meningkatkan tingkat keterlibatan pelanggan dengan merek Anda. Tampilan yang tertaut ke akun media sosial atau situs web Anda dapat mengarahkan lalu lintas ke situs Anda, yang dapat meningkatkan peringkat pencarian Anda.

Menggunakan tampilan yang kreatif dan interaktif juga dapat meningkatkan rujukan ke toko Anda karena semakin banyak orang yang mempelajari fitur unik Anda.

Baca juga: Brand Awareness: Pengertian dan Cara Membangunnya dalam Bisnis

4. Ikuti tren

Tetap perbarui tren industri yang dapat Anda gunakan di ruang Anda, seperti tren desain, seni, dan mode.

Misalnya, jika busana monokromatik populer, Anda dapat menggabungkan warna serupa di toko Anda atau mendesain tampilan monokromatik.

5. Sewa konsultan

Pertimbangkan untuk menyewa merchandiser profesional untuk menilai ruang Anda dan membuat rekomendasi untuk mewakili merek Anda dengan lebih baik, menerapkan praktik terbaik, mendorong bisnis yang berulang, dan meningkatkan penjualan.

Anda dapat menemukan merchandiser di agensi desain interior, sekolah mode dan desain, dan melalui situs web dan publikasi industri.

6. Gunakan merchandising sebagai pemasaran

Pertimbangkan merchandising visual Anda aspek lain dari strategi pemasaran Anda. Optimalkan ruang fisik Anda untuk menarik pelanggan, tunjukkan kepada mereka fitur terbaik produk Anda, dan tutup penjualan. Memasukkan elemen bijaksana yang orang akan ingat dan bagikan dengan orang lain.

7. Uji variasi merchandising

Untuk menentukan strategi merchandising yang paling efektif, Anda dapat menguji sedikit variasi dalam tata letak, skema warna, signage, dan tampilan untuk jangka waktu tertentu dan membandingkan penjualan, lalu lintas, atau metrik lainnya untuk menunjukkan opsi mana yang lebih berhasil.

8. Edit ruang Anda secara teratur

Penting untuk menjaga keseimbangan elemen merchandising visual Anda, artinya Anda memiliki jumlah produk, dekorasi, dan tampilan yang tepat untuk menarik minat tanpa membuat pelanggan kewalahan.

Pantau dan nilai toko Anda sesering mungkin untuk memastikan elemen visual Anda berfungsi untuk meningkatkan merek Anda daripada mengalihkan perhatian dari produk atau layanan Anda.

9. Gunakan tema

Pertimbangkan untuk menggunakan tema di seluruh ruang Anda untuk mencerminkan peluncuran produk baru, item musiman, atau promosi khusus.

Tema bisa sesederhana mengoordinasikan warna atau sedalam alur cerita fiksi atau testimoni pelanggan. Menggabungkan tema dapat membantu membedakan produk atau fitur tertentu yang ingin Anda soroti.

10. Konsisten

Merek dan suara Anda harus konsisten di seluruh ruang fisik dan digital Anda. Nada, gaya, dan pesan harus kohesif melalui toko, situs web, dan akun media sosial Anda.

Ini membantu menumbuhkan kesadaran merek di semua saluran, membantu pelanggan mengenali produk Anda, dan menciptakan kepercayaan di antara konsumen.

Baca :   Method Yang Digunakan Untuk Mengubah Panjang Data Stringbuffer Adalah

Hal yang Perlu Anda Perhatikan dalam Menerapkan Visual Merchandising

Loyalitas Merek

Pelanggan harus dapat merasakan merek Anda melalui komponen visual yang Anda pilih untuk mengelilingi dan menyempurnakan produk Anda.

Misalnya, jika Anda mencoba untuk mempromosikan produk kecantikan kepada audiens yang lebih muda, Anda dapat memilih untuk menampilkan produk ini melalui tampilan yang semarak dan penuh warna dengan papan nama yang berani dan model yang edgy.

Di sisi lain, merek kosmetik dengan audiens dewasa Anda dapat memilih untuk menggunakan pastel, penulisan skrip, dan citra lembut.

Menambahkan strategi khusus ini ke merek tidak hanya akan menarik demografis tetapi juga akan membuka pengalaman merek kepada pelanggan.

Menciptakan loyalitas merek akan meningkatkan peluang pelanggan untuk membeli kembali di masa depan.

Hindari Terlalu Banyak Pilihan

Bagi banyak merchandiser visual, mudah untuk tertarik pada peluang produk terbaru dan terus menambah jangkauan dan pilihan yang Anda tawarkan.

Jika Anda menawarkan terlalu banyak kepada pelanggan Anda, Anda dapat mengambil risiko membuat bisnis Anda lebih kompleks dan menempatkan Anda pada risiko membawa kelebihan stok.

Mendapatkan keseimbangan yang tepat antara jumlah produk sangat penting, terlalu sedikit pilihan akan membuat pelanggan kecewa sementara terlalu banyak dapat membingungkan mereka.

Analisis ruang ritel Anda untuk memahami berapa jumlah maksimum produk yang dapat Anda hadirkan pada waktu tertentu.

Setiap produk akan membebani Anda uang untuk persediaan, jika tidak mendapatkan hak untuk berada di sana atau tidak terkait dengan pembelian garis margin tinggi, maka singkirkan dan beri jalan untuk produk yang akan membuat Anda menjadi lebih baik. uang.

Baca juga: 10 Tips Melakukan Social Media Marketing untuk Bisnis

Tema

Cara yang bagus bagi merek untuk menjalankan merchandising visual dengan lebih baik adalah dengan menerapkan materi pokok dan tema ke dalam tampilan mereka.

Sebuah tema menceritakan sebuah kisah yang menciptakan dorongan bagi pelanggan Anda untuk membeli. Tema-tema tertentu umumnya menyertai peluncuran produk baru.

Tema memungkinkan merek untuk menemukan kembali dirinya dengan warna, tata letak, font, citra, dan desain baru. Ide tema dapat berkisar dari mengoordinasikan warna hingga mengelompokkan produk hingga motif individu.

Tidak ada aturan khusus terkait tema, tetapi ada baiknya untuk mempertimbangkan toko, musim, produk baru, dan keseluruhan tampilan dan nuansa merek, serta bagaimana tema akan melengkapi promosi di dalam toko lainnya.

Pemasaran

Saat mempromosikan merek Anda, penting untuk menjaga konsistensi di seluruh materi pemasaran Anda. Ini juga dapat disebut sebagai kepribadian atau suara merek Anda.

Dalam semua elemen pemasaran yang ada, Anda perlu menyampaikan tampilan, nuansa, dan kelengkapan merek Anda. Visual merchandising harus konsisten di semua platform termasuk, tampilan di dalam toko, situs web dan di situs web dan iklan pihak ketiga lainnya.

Ini memastikan loyalitas merek pelanggan dan juga akan memastikan merek akan disampaikan dan hubungan emosional yang dimiliki pelanggan dengan merek Anda diperkuat.

Pastikan Pelanggan Membeli dengan Percaya Diri

Saat memilih papan nama toko Anda, Anda harus memastikannya jelas dan ringkas. Terlalu banyak tanda atau tidak cukup pasti akan membingungkan pelanggan Anda.

Tetap sederhana dan sesuai dengan merek toko Anda yang ada. Produk perlu disajikan sedemikian rupa sehingga pelanggan dapat memahami dengan tepat apa yang dilakukan produk dan bagaimana produk itu akan membantu mereka.

Kesimpulan

Itulah pembahasan lengkap tentag visual merchandising yang mungkin berguna jika Anda adalah seorang pemilik bisnis ritel.

Agar toko ritel tetap kompetitif, visual merchandising yang baik menjadi kunci penting.

Toko ritel perlu memahami bahwa sebagian besar penjualan mereka dihasilkan dari pembelian impulsif. Oleh karena itu, strategi visual merchandising yang sempurna dapat menjadi pembeda antara toko ritel yang laris dan yang tidak.

Jika Anda adalah pemilik bisnis ritel yang sedang mencari solusi pembukuan dan proses akuntansi yang mudah, Anda bisa menggunakan software akuntansi seperti Kledo untuk pembukuan yang lebih praktis.

Kledo adalah software akuntansi berbasis cloud yang sudah digunakan oleh lebih dari 10 ribu pengguna dari berbagai jenis dan skala bisnis.

Memudahkan proses pencatatan pembukuan, manajemen aset dan inventori, pemantauan multi gudang, otomasi lebih dari 30 jenis laporan keuangan dan masih banyak lagi.

Anda bisa menggnakan Kledo secara gratis selama 14 hari atau selamanya melalui
tautan ini.

Apa Yang Dimaksud Dengan Visual Merchandising

Sumber: https://memenangkan.com/apa-yang-dimaksud-dengan-visual-merchandising-dan-visual-merchandiser

Check Also

Apa Yang Dimaksud Dengan Gas Inert

Alumnice.co – Apa Yang Dimaksud Dengan Gas Inert Dalam bidang pelayaran, ada banyak jenis kapal …